Soal Putusan MK, Ahmad H. Ali Belum Tegas

1
150
Anggota DPR RI, Ahmad H. Ali (kanan) berdiskusi dengan kelompok warga saat reses 21 Maret 2015 lalu. (AntaraFoto)
Anggota DPR RI, Ahmad H. Ali (kanan) berdiskusi dengan kelompok warga saat reses 21 Maret 2015 lalu. (AntaraFoto)

PALU – Ketar-ketir dunia perpolitikan di Sulteng makin gaduh dengan keluarnya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengharuskan anggota DPR mundur dari jabatannya sebelum menjadi calon kepala daerah dan atau wakil kepala daerah.

Kalau Hadianto Rasyid dan Yabsa Yanti Ponulele sudah tegas menyatakan akan mundur dari DPRD Sulteng agar bisa tetap maju sebagai calon walikota Palu, lalu bagaimana dengan Ahmad H. Ali yang kini duduk sebagai anggota DPR RI dan digadang-gadang akan maju sebagai calon gubernur Sulteng?

Radar Sulteng edisi, Senin (13/7/2015) memberitakan, ketika Ahmad H. Ali atau yang akrab disapa dengan Mat Sun ini dihubungi, jawabannya tidak tegas.

“Saat dihubungi via ponselnya, anggota DPR-RI dari Partai NasDem ini, tidak menjawab tegas, apakah bersedia mundur sebagai wakil rakyat untuk mengejar 01 Sulteng atau tetap meneruskan karir politik di Senayan,” tulis Radar Sulteng.

Dalam lansiran itu, Ahmad M Ali ditulisnya hanya menjawab singkat melalui pesan singkat terkait keluarnya Putusan MK yang mengharuskan anggota dewan mundur sebelum menjadi calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. “Kalau itu sudah menjadi keputusan (MK), saya pikir semua orang harus menaati itu,” jelasnya singkat. (ben/*)

1 COMMENT

  1. Sebagai seorang Petarung Politik sejati Ahmad Ali Pasti mundur….., sebab Klo tidak mundur kalau tidak mundur akan memperkuat asumsi “haus kekuasaan” semata, tapi kalau mundur akan membuktikan bahwa beliau benar2 mau mengabdi kepada rakyat Sulteng…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here