Tarif Parkir Lebih Dari Rp.2.000, Lapor ke Dishubkominfo

1
152

 

Ilustrasi juru parkir.
Ilustrasi juru parkir.

PALU – Sebagai penanggungjawab perparkiran di Kota Palu, Dinas Perhubungan dan Komunikasi Informasi (Dsihbkominfo) Palu meminta warga agar melaporkan ke pihaknya jika ada tukang parkir yang meminta tarif lebih dari Rp.2.000 untuk kendaraan sepeda motor.

 

Permintaan itu disampaikan Kadishubkominfo Palu, Ajenkris usai menggelar rapat koordinasi bersama pihak terkait termasuk para korrdinator lapangan (korlap) perparkiran, Kamis (9/7/2015). “Jangan mau membayar jika sudah di atas Rp.2 ribu,” tegas Ajenkris.

 

Ia tidak menutup mata jika dalam kenyataannya banyak juru parkir yang meminta tarif untuk sepeda motor hingga Rp.5.000 bahkan ada yang sampai Rp.10.000. “Kalau masih ada yang seperti itu, segera lapor ke Dishubkominfo,” imbuhnya.

 

Ia mengaku masih menolerir bila tarif parkir dikenakan Rp.2 ribu untuk kendaraan roda dua, karena  selain pembayaran tarif motor Rp.1.000, ada juga tarif untuk penjagaan helm agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kehilangan helm.

 

Meski demikian, jika warga memberikan tarif di atas Rp.2 ribu tetapi sifatnya sedekah, akan lain persoalannya. “Kalau warga mau sedekah, yah tidak apa-apa memberikan tarif di atas Rp.2 ribu, karena mereka juga hanya juru parker musiman yang hanya setahun sekali,” ujarnya. (ben/*)

 

1 COMMENT

  1. nunggu dilapor? sy rasa sdh banyak yg malaporkan. kalau sdh lapor apa nantinya ditindak lanjuti? langsung sj turun lapangan jgn nunggu laporan krn sdh bkn rahasia lg. minimal di data yg pegang lahan parkiran di tiap tempat (krn tiap tempat pasti ada yg pegang), mgkn dri meraka itu yg akan di sanksi jika anak buahx meminta tarif parkir diatas Rp.2.000.

    *tengok aja si sosmed semua pada mengeluh dgn tarif parkir. dari dulu2 jh udh bgt.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here