Hati-Hati, Banyak Uang Palsu Beredar

0
150

Pelajar mengikuti sosialisasi keaslian uang Rupiah yang dilaksanakan Bank Indonesia di Palu, belum lama ini. (antaraFoto/Basri Marzuki)
Pelajar mengikuti sosialisasi keaslian uang Rupiah yang dilaksanakan Bank Indonesia di Palu, belum lama ini. (antaraFoto/Basri Marzuki)
PALU – Uang palsu yang beredar di masyarakat diperkirakan kian bertambah banyak. Ukurannya adalah jumlah temuan uang palsu yang dilaporkan yang juga meningkat.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Purjoko belum lama ini menyebutkan, angka temuan uang palsu itu meningkat adibanding tahun-tehun sebelumnya. Selama tahun ini saja, jumlah uang palsu yang dilaporkan tersebut sudah mencapai 123 lembar.
Uang palsu yang ditemukan tersebut terbanyak dalam pecahan Rp.100 ribu. “Terkait dengan peningkatan penemuan uang palsu ini, masyarakat Sulteng kami imbau agar berhati-hati dalam melakukan transaksi ataupun melakukan kegiatan ekonomi lainnya,” imbaunya.
Apalagi saat ini menjelang lebaran yang biasanya tingkat penggunaan uang tunai cukup tinggi di masyarakat. “Biasakan memeriksa uang tersebut sebelum bertransaksi. Jika menemukan, silakan dilaporkan secepatnya,” sebutnya.
Ia berharap agar warga mengenali ciri-ciri keaslian rupiah. Bank Indoneisa juga katanya secara periodik dan rutin terus berusaha untuk menyosialisasikan keaslian uang rupiah kepada semua lapisan masyarakat.
Sementara itu, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulteng melakukan penarikan uang lusuh sebagai wujud dari kebijakan clean money policy untuk memenuhi kebutuhan uang masyarakat dalam kondisi layak edar.
Pada triwulan I 2015, jumlah uang kertas yang dimusnahkan mencapai Rp244 miliar atau mengalami peningkatan sebesar 16,54 persen (yoy), lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan triwulan sebelumnya yang mencapai -0,05 persen (yoy). Pada triwulan laporan, uang pecahan Rp50.000,- merupakan pecahan yang memiliki persentase paling banyak dimusnahkan, disusul pecahan Rp100.000,- dan Rp20.000,-. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here