Rencana Skripsi Tidak Wajib, Rektor Untad Minta Dikaji Kembali

Prof. Dr. Ir. Moh. Basir Cyio, SE, MS. Foto: ist
Prof. Dr. Ir. Moh. Basir Cyio, SE, MS.
Foto: ist

PALU – Rencana Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) untuk tidak mewajibkan penulisan skripsi sebagai syarat kelulusan program sarjana (S1) ditanggapi Rektor Universitas Tadulako (Untad), Prof. Dr. Ir. Muh. Basir Cyio, MS.
Basir berharap agar Kemenristekdikti mengaji kembali rencana tersebut. Pasalnya kata Rektor, dalam program pendidikan akademik, sebenarnya yang paling dituntut adalah kapasitas berpikirnya. Salah satu media untuk meningkatkan kapasitas berpikir itu adalah karya tulis ilmiah dalam hal ini skripsi.
“Penghapusan skripsi itu perlu kehati-hatian, perlu dikaji kembali. Karena karya tulis ilmiah ini merupakan kapasitas berpikir mahasiswa sebagai stimulus untuk meningkatkan mutu sebagai calon-calon alumni,” jelas Basri belum lama ini.
Menurut Basir, yang perlu dibenahi adalah sistem manajemen pembimbingan dalam penyusunan skripsi terutama kepada mahasiswa. Misalnya, apabila pembimbingan sangat lama, yang perlu disadarkan adalah dosen pembimbing. “Karena skripsi ini hanya 4 SKS, jadi janganlah terlalu lama. Apalagi sampai berbulan bulan atau bertahun tahun, yang dapat merugikan mahasiswa,” imbuhnya.
Seandainya katanya skripsi tidak diwajibkan, maka yang terpenting adalah jangan sampai menghapus karya tulis ilmiah. Karya ilmiah sendiri bisa didapatkan dari penelitian, pengabdian dan pengajaran. “Jadi Intinya karya ilmiah itu harus ada seandainya skripsi tidak diadakan,”terangnya.
Sebelumnya, Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti) berencana menghapuskan skripsi tersebut pada strata-1 dengan motivasi untuk menekan potensi kecurangan penyusunan tugas akhir itu.
Menristekdikti Muhammad Nasir mengatakan, penulisan skripsi sedang dikaji menjadi syarat opsional saja untuk lulus sarjana. “Sebagai gantinya nanti mahasiswa yang akan lulus akan diberikan pilihan-pilihan,” ujar Nasir. Opsi untuk lulus selain menyusun skripsi adalah, mengerjakan pengabdian ke masyarakat atau laporan penelitian di laboratorium. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here