Ilustrasi batu akik. (AntaraFoto/BasriMarzuki)

PALU – Ikra (57) dan Sahlin (54) tewas tertimpa reruntuhan batu ketika sedang mencari batu akik di Desa Wombo, Kecamatan Tanantovea, Donggala, pekan lalu. Kedua korban itu sedang menggali di bawah batu besar yang tidak disangka-sangka runtuh.

Kedua korban itu adalah warga Desa Baiya, Tawaeli. Ikra berprofesi sebagai guru, tewas di tempat, sedangkan Sahlin tewas sehari setelahnya setelah menjalani perawatan.

Tewasnya kedua warga itu dibenarkan oleh Kapolsek Palu Utara, Abdul R. Djuhadi. Ia menyesalinya dan berharap agar warga tetap berhati-hati. Jangan  katanya karena tergiur harga lalu mengorbankan jiwanya. (afd/*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *