Rp.2 Miliar APBD Bangkep untuk Baliho Anggota Dewan

0
106

BANGKEP – Jika Anda berjalan-jalan ke Kabupaten Bangkep, jangan heran dengan baliho-baliho ukuran jumbo yang dipasang oleh kalangan anggota DRPD. Yah, itu karena dalam APBD sudah dianggarkan.

Pemandangan itu akan berbeda dengan baliho untuk memajang program-program Pemkab Bangkep yang ukurannya kecil-kecil.

Kondisi ini sangat ironis, mestinya penggunaan reklame di titik strategis lebih banyak dimanfaatkan dan digunakan untuk kegiatan Pemkab. Maka beralasan jika Bupati Bangkep menanggapi itu sebagai mubazir.

“Baliho-baliho seperti itu mubazir. Lebih baik digunakan untuk promosi kegiatan Pemkab seperti ‘Ayo Berkebun Talas Jepang dan Singkong’. Itu lebih bermanfaat dan memiliki tujuan yang jelas, ” kata Bupati Bangkep, Drs Lania Laosa seperti dikutip dari harian umum Radar Sulteng.

Kalangan Sekretariat DPRD Bangkep pun mengakui, pemasangan baliho itu sudah sesuai dengan DPA Sekretariat DPRD.  “Di DPA sudah ada dan jelas. Kita yang laksanakan, ” jelas Kabag Humas Sekretariat DPRD Bangkep, Sudirio Laise.

Warga kecewa dengan hal itu, sampai-sampai warga menyatakan bahwa itu penyalahagunaan kekuasaan oleh wakil rakyat. “Uang rakyat digunakan untuk cari popularitas belaka,” sebut salah seorang warga yang tak mau disebut jatidirinya.

Informasi yang diperoleh, pembahasan RAPBD Bangkep di tingkat Pansus, DPRD mengubah anggaran atas nama wewenang DPRD Bangkep, sehingga muncul program baliho DPRD beserta rangka besi reklamenya yang menggunakan anggaran hampir Rp.2 miliar. (bar/RadarSulteng)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here