Home | Hanya 15 Menit, Buah Ludes dalam Gerakan Makan Buah

Hanya 15 Menit, Buah Ludes dalam Gerakan Makan Buah

Peserta merangkai buah yang dilombakan pada Gerakan Makan Buah di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (30/4/2015). Kementerian Pertanian terus mendorong warga untuk makan buah karena tingkat konsumsi buah di Indonesia masih rata-rata sebesar 34 kilogram per kapita per tahun, jauh berada di bawah standar Food Agriculture Organisation (FAO) sebanyak 73 kilogram per kapita per tahun. beritapalu.com/Basri Marzuki
Peserta merangkai buah yang dilombakan pada Gerakan Makan Buah di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (30/4/2015). Kementerian Pertanian terus mendorong warga untuk makan buah karena tingkat konsumsi buah di Indonesia masih rata-rata sebesar 34 kilogram per kapita per tahun, jauh berada di bawah standar Food Agriculture Organisation (FAO) sebanyak 73 kilogram per kapita per tahun. beritapalu.com/Basri Marzuki

PALU – Gerakan makan buah yang dicanangkan oleh Dinas Pertanian Sulteng yang ditandai dengan acara makan buah hanya berlangsung sekitar 15 menit. Pasalnya, dari sekian banyak undangan yang hadir pada seremoni gerakan tersebut, langsung menyerbu outlet buah begitu seremoni dinyatakan selesai.
Puluhan jenis buah yang dipajang pada outlet tersebut langsung ludes tak bersisa. Mereka yang tidak mampu menyerobot dan berdesakan terpaksa gigit jari karena buah yang disediakan sudah habis.
Pencanangan Gerakan Makan Buah yang dilaknsakan di halama Kantor Dinas Pertanian Sulteng Jalan Kartini itu penting dilakukan karena konsumsi buah di sulteng ini relatif masih di bawah rata-rata yang ditetapkan oleh FAO sebanyak 73 kg per kapita penduduk. Secara nasional, konsumsi buah saat ini baru mencapai setengahnya, atau hanya sekitar 34 kilogram per kapita. Padahal daerah ini sangat kaya dengan buah.
“Ini yang coba kita bangkitkan karena memakan buah sangat penting untuk kesehatan. Lebih dari itu, memakan buah juga berarti membantu pergerakan usaha pertanian mulai dari petani hingga pedagang,” sebut salah seorang staf Dinas Pertanian Sulteng ynag tak ingin disebut namanya.
Ia mengaku, pihaknya terus mendorong konsumsi buah di masyarakat, termasuk mendukung usaha-usaha dalam budidaya buah hingga ke agroindustrinya.
Selain acara makan buah, digelar pula lomba merangkai buah yang diikuti oleh puluhan siswa dan siswi SMA se kota Palu. Juga dilaksanakan lomba mewarnai buah yang dipesertai oleh puluhan anak-anak dari berbagai Taman Kanak-Kanak di Palu. (afd)

beritapalu.com | Portal berita online, mengabarkan Palu - Sulawesi Tengah dan sekitarnya...