Genjot Kebersihan Pasar Saat akan Penilaian Adipura

Penarik dokar  melintas di jalan yang di tengahnya mengalir air got di ruas jalan menuju pasar Manonda Palu, Sulawesi Tengah, belum lama ini. foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki
Penarik dokar melintas di jalan yang di tengahnya mengalir air got di ruas jalan menuju pasar Manonda Palu, Sulawesi Tengah, belum lama ini. foto: bmzIMAGES/Basri Marzuki

PALU – Jangan heran jika dalam beberapa hari ini dan beberapa hari mendatang aksi bersih-bersih sampah di pasar tradisonal di Palu akan makin intens dilakukan. Itu terkait dengan akan dilakukannya penilaian Adipura – lambang supremasi kebersihan suatu kota.

Kepala DKP Kota Palu, Drs Sumardi membenarkan hal itu. Katanya, saat ini kebersihan dan keindahan pasar tengah  digenjotnya. “Sekarang ini kami sudah tengah dalam persiapan. Sudah tiga hari ini kami keliling pasar. Kebersihan pasar ini tengah digenjot dan beberapa hari yang lalu saya datang ke pasar Inpres dengan mengumpulkan beberapa pengurus pasar,” ungkapnya belum lama ini.

Disebutkan, penilaian Adipura sendiri dilakukan selama 10 hari mulai Senin (20/4/2015). Kendaraan pengangkut sampah diupayakan selalu dalam keadaan siaga untuk menghindari adanya penumpukan sampah.

Itu harus dilakukan sebutnya, karena titik-titik penilaian Adipura salah satunya adalah pasar. Juga jalan protokol, terminal, dan wilayah penghijauan.

Sementara itu, kondisi pasar Masomba dan Inpres Manonda tampak masih kotor. Banyak sampah yang berserakan,  mulai dari sampah rumah tangga hingga sisa jualan para pedagang.

Di Jalan kacang Panjang pasar Inpres Manonda, sampah terus saja menumpuk meskipun sudha disiapkan kontainer. Sampah itu bahkan menimbulkan bau busuk yang menyengat.

Seorang warga mengatakan, pengurus pasar tidak tegas ke pedagang pasar, khususnya yang berada di Jalan Kacang Panjang. Ia mengaku melihat sendiri warga yang dari luar pasar dengan sengaja membuang sampah di daerah tersebut. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here