Densus 88: Ada Kamp Pelatihan Teroris di Poso

0
126
Kapolda Sulteng, Brigjen Pol. Idham Azis (kiri) bersama Wakil Kepala Densus 88, Kombes Pol. Martinus (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan terkait video latihan militer teroris di salah satu kawasan Poso di Mapolda Sulawesi Tengah di Palu, Rabu (8/4/2015). Kepolisian memastikan adanya pusat pelatihan teroris di Poso yang merekrut anak di bawah umur setelah menyita handphone milik Pimpinan Militer Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Daeng koro yang ditembak mati pada kontak senjata dengan aparat di Pegunungan Sakina Jaya, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (3/4/215) lalu. beritapalu.com/Basri Marzuki
Kapolda Sulteng, Brigjen Pol. Idham Azis (kiri) bersama Wakil Kepala Densus 88, Kombes Pol. Martinus (tengah) memberikan keterangan kepada wartawan terkait video latihan militer teroris di salah satu kawasan Poso di Mapolda Sulawesi Tengah di Palu, Rabu (8/4/2015). Kepolisian memastikan adanya pusat pelatihan teroris di Poso yang merekrut anak di bawah umur setelah menyita handphone milik Pimpinan Militer Mujahidin Indonesia Timur (MIT), Daeng koro yang ditembak mati pada kontak senjata dengan aparat di Pegunungan Sakina Jaya, Kabupaten Parigi Moutong, Jumat (3/4/215) lalu. beritapalu.com/Basri Marzuki

PALU – Wakil Kepala Densus 88 Anti Teror, Kombes Pol. Martinus memastikan bahwa ada kamp pelatihan bagi teroris di Poso. Kesimpulan itu diambilnya setelah menyita handphone milik salah seorang terduga teroris yang ditembak mati ketika terjadi kontak senjata di wilayah Kabupaten Parigi Moutong belum lama ini.
Dalam handphone tersebut terdapat video yang menunjukkan latihan yang dilakukan oleh geng teroris tersebut dan dipimpin oleh Daeng Koro alias Sabar Subagyo alias Antad Rawa. Dalam video tersebut terlihat sejumlah anggotanya sedang melakukan latihan. “Mereka juga merekrut anak di bawah umur,” jelas Martinus pada Konferensi pers di Mapolda Sulteng, Rabu (8/4/2015).
Sayang sekali, Martinus yang saat itu bersama Kapolda Sulteng, Brigjen Pol. Idham Azis tidak menyebutkan dimana lokasi tepatnya kamp teroris yang dimaksud. Ia hanya mengatakan bahwa pimpinannya adalah Daeng Koro yang selama ini diketahui banyak beraktivitas di daerah sekitar Tamanjeka, Poso.
Dalam video yang berdurasi sekitar satu menit itu, juga ditunjukkan perempuan dan anak-anak yang sedang memegang senjata, serta latihan beladiri oleh salah seorang anggota lainnya. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here