HBI dan Interstellar akan Gelar Eclipse Festival 2016

0
270

eclip-hbiPALU – Menyambut kejadian alam langka gerhana matahari total pada 9 Maret 2016 mendatang, Hasan Bahasyuan Institute (HBI), sebuah lembaga sosial dan seni budaya di Palu bekerja sama dengan organizer internasional ternama, Interstellar Pte Ltd dan PT Interstellar Asia Pacific yang bermarkas di Singapura, akan menggelar Eclipse Festival 2016 atau Festival Gerhana Matahari 2016.

Ancangan festival yang terbilang unik itu sedang dalam persiapan pelaksanaan dan bahkan menurut Direktur Hasan Bahasyuan Institute (HBI) Zulfikar Usman SH MH, persiapan itu bahkan sudah berjalan. “Ini adalah momentum besar dan kita harus bisa mengambil peran di dalamnya, terutama menyampaikan kepada dunia tentang Palu beserta segala keunikannya,” ujar owner Raego Cafe ini.

Wakil dari PT Interstellar Pte Ltd, Atiqah Sim menyebutkan, festival itu akan bergaya alam bebas selama lima hari, bertempat di Ngata Baru, Sigi yang dilaksanakan antara 7-11 Maret 2016. “Acara ini menandai perayaan kosmik internasional, untuk gerhana Matahari penuh, yang akan terjadi pada Rabu pagi 9 Maret. Acara dikemas, melalui musik & seni pertunjukan, juga workshop lokal dan internasional,” sebutnya.

Festival ini juga mencakup makanan khas dan oleh-oleh, lokakarya, instalasi seni, arena apresiasi karya seni dan bumi perkemahan. Festival itu juga diisi dengan pementasan, tarian tradisional Raego, budaya etnik masyarakat suku Kaili.

“Sebagai tanda hormat dan terima kasih kami, telah memperkenankan acara ini berlangsung di tanah leluhur suku Kaili. Acara fokus melayani kebutuhan budaya, hiburan dan pendidikan, untuk pemuda Palu dan sanggar seni. Ini akan menjadi peristiwa berjaringan luas, ke segala usia. Juga menjadi kesempatan yang sangat luar biasa untuk mempromosikan Palu, Sulawesi dan Indonesia. Pada tingkat nasional dan internasional, sebagai tujuan destinasi
budaya,” lanjut Atiqah Sim.

Acara ini menurutnya diproduksi pada tingkat professional. Pihaknya akan berusaha untuk memposisikan acara ini, sebagai andalan budaya, pada kalender pariwisata yang secara langsung juga, akan menambah nilai ekonomi daerah, budaya dan pendidikan.

Sementara itu, direktur HBI, Zulfikar Usman menambahkan, pihaknya akan melakukan pendampingan pada komunitas warga yang ada di lokasi yang direncanakan. Bahkan saat ini, Magister Hukum besutan Universitas Islam Nasional itu sudah melakukan langkah-langkah persiapan dan dukungan seperti penanaman pohon, kursus bahasa inggris gratis.

“Berikutnya HBI juga akan mengadakan workshop kuliner, fotografi tertuama teknis memotret gerhana matahari, kerajinan dan astronomi,” imbuh perempuan berhijab dan bertalenta musik ini.

HBI katanya akan terus berkorrdinasi dengan berbagai pihak demi terselenggaranya event tersebut. “Jadi ini benar-benar kegiatan besar di Palu dan melibatkan banyak orang dari luar. Kita berharap akan didukung oleh para stakeholder,” tandasnya. (afd)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here