TNI Mulai Disebar ke Hutan Poso

0
181
Sejumlah pasukan TNI AD dari kesatuan Intai Tempur turun dari pesawat Hercules di Bandara Mutiara Sis-Aljufri  Palu, Sulawesi Tengah, Kamis  (26/3). Mabes TNI mengerahkan sedikitnya 3.200 pasukan dari semua angkatan ke Poso untuk melakukan latihan gabungan sekaligus mengatasi terorisme yang berlangsung di wilayah tersebut. beritapalu.com/Basri Marzuki/15
Sejumlah pasukan TNI AD dari kesatuan Intai Tempur turun dari pesawat Hercules di Bandara Mutiara Sis-Aljufri Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (26/3). Mabes TNI mengerahkan sedikitnya 3.200 pasukan dari semua angkatan ke Poso untuk melakukan latihan gabungan sekaligus mengatasi terorisme yang berlangsung di wilayah tersebut. beritapalu.com/Basri Marzuki/15

POSO –  Sehari menjelang pelaksanaan Latihan Gabungan (Latgab) TNI, kesibukan TNI di Poso makin memuncak. Ribuan pasukan dari berbagai kesatuan yang sudah tiba dari Manado dan Makassar, sudah mulai disebar ke hutan-hutan yang menjadi target operasi.

Informasi yang diperoleh di Pos Komando Latihan perang TNI Bandara Kasiguncu menyebutkan. “Semua sudah disebar di hutan,” tegas salah seorang anggota TNI .

Dijadwalkan, seluruh pasukan elit TNI AD, AL, AU yang akan latihan perang tiba di Poso, Senin (30/3) sore. Seluruh pasukan elit (Kopassus, Kopaska, Marinir, Kopaskhasau) tiba di Poso langsung merangsek naik ke gunung Biru yang dikenal sebagai lokasi persembunyian Santoso alias Abu Wardah. “Tidak ada apel siaga jelang latihan. Begitu tiba di Poso, langsung bergerak ke lokasi latihan,” kata sumber di Bandara Kasiguncu.

Untuk pasukan elit TNI AL yang menumpangi kapal perang akan langsung mengapung di laut desa Tokorondo Poso Pesisir. Setelah berhenti, seluruh pasukan akan turun dan langsung naik ke Gunung Biru melewati jalur desa Tokorondo dan desa Ueralulu.

Sementara pasukan elit dari kesatuan TNI AD dan AU akan diturunkan di Bandara Kasiguncu dan langsung diangkut bergerak ke wilayah Gunung Biru. Latihan perang PPRC akan melibatkan 5 kapal perang 12 pesawat tempur, dan sejumlah peralatan tempur berat dan modern lain.

Sementara itu, menjelang latihan perang dimulai Senin (30/3) sore nanti, pagi ini (Senin, red) TNI akan mengosongkan tiga kampung di wilayah kecamatan Poso Pesisir. Ketiga kampung yang dikosongkan itu adalah dusun Tamanjeka desa Masani, desa Ueralulu, dan kampung Sipatuo (Maros) yang berada di wilayah Kecamatan Poso Pesisir.

Warga diungsikan sementara ke desa Tokorondo, desa Masani, dan desa Tiwa’a dan ditampung di baruga desa. Selama di penampungan seluruh mereka akan mendapat perlindungan, bantuan sekaligus jaminan hidup .

Pengosongan berlangsung selama dua hari hingga Selasa (31/3) pagi. Latihan perang sendiri berlangsung pada malam hari. Setelah itu atau pada 31 Maret sore, warga tersebut bisa kembali ke rumah masing-masing.

Saat ini, helikopter milik TNI melakukan pemantauan udara dengan terbang rendah. Sementara itu, Sabtu sore, belasan truk TNI dengan pasukan lengkap sudah diberangkatkan melalui jalur Sigi, Palolo dan Napu. Diperoleh informasi, pasukan elit TNI AD tersebut langsung mengepung pegunungan yang ada di seputaran Lore Utara yang diduga menjadi tempat persembunyian kelompok Santoso Cs. (afd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here