PALU – Satuan reserse dan kriminal (Satreskrim)Polres Palu ,  membekuk kawanan perampok bersenjata api rakitan  yang beroperasi sekitar Kota Palu, Jumat (31/05) Pekan lalu. Kawanan Perampok asal Palopo Sulawesi Selatan ini  ini berhasil diamankan disalah satu rumah kost di kawasan Jalan Tombolotutu Kecamatan Mantikulore, beserta beberapa barang bukti yang mereka gunakan dalam aksinya.

Komplotan  perampok ini  dalam melakukan aksinya ini menggunakan senjata api rakitan jenis shootgun, dan sejumlah senjata tajam lainnya. Selain itu, mereka beraksi juga  disertai dengan penganiayaan dan menyekap korbannya dilokasi kejadian .

Kepala Satuan reserse dan kriminal Polres Palu AKP Yoseph AR  Sudrajat mengatakan  komplotan perampok  ini melakukan aksinya di tujuh TKP yang tersebar di wilayah Kota Palu. Mereka tergolong sangat profesional karena melakukan aksinya pada siang hari. Merekapun mengancam akan membunuh apa bila korban tidak memberikan emas dan uang  dengan menggunakan senjata api rakitan.

“  Setelah beberapa hari di intai, akhirnya kami berhasil membekuk para tersangka. Saat akan di tangkap mereka mengakui kalau saja akan kembali melakukan aksinya di Kota Palu, namun keburu tertangkap.” Kata Yoseph kepada wartawan di ruang kerjanya Senin (02/06) Siang.

Ketiga  tersangka  masing masing RZ  (29) pemilik senpi rakitan., HR (37 )dan RD (21) ditangkap di salah satu rumah kost di kawasan Tombolotutu Kecamatan Mantikulore  Kota Palu ,  pada Jumat  (31/05) pekan lalu . Setelah dilakukan pengembangan , polisi kembali menangkap satu orang lagi tesangka lainnya yaitu AL (36) di tempat tinggalnya.

Pengakuan dari tersangka  RZ,   dalam melakukan aksinya mereka  selalu saja membawa senjata api rakitan tersebut . Senjata api rakitan tersebut diperolehnya dari wilayah Kalimantan dengan harga Rp. 3,5 Juta rupiah. Sedangkan amunisinya sebanyak 4 buah dibeli dengan harga Rp. 100  ribu perbijinya.

“  Sebelum beraksi, ada yang ditugaskan untuk melakukan pengintaian pada lokasi yang akan di jadikan target. Malah kami biasanya diberikan foto rumah yang akan jadi sasaran. “ kata RZ di Mapolres Palu.

Para tersangka diancam dengan  pasal  365 KUHP,  pencurian dengan kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.  Saat ini keempat tersangka di tahan di tahanan Polres Palu untuk menjalani proses hukum lanjutan . Selain itu pula ,  Polisi juga menyita  1 buah senjata api rakitan ,  4 butir amunisi , 1 buah parang , 1 buah samurai  dan 3 buah handphone . (wan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *