Pertamina Rayon V Sulteng Tambah Stok 20 Persen Jelang Idul Fitri

PALU-Menghadapi lebaran Idul Fitri Pertamina Region VII Sulawesi Rayon V Sulawesi Tengah melakukan penambahan stok sebanyak 20% yang diberlakukan tujuh hari sebelum lebaran dan tujuh hari setelah lebaran.

Sales Eksekutif Ritel PT Pertamina Direktorat Marketing Operation Region VII Sulawesi Rayon V Sulawesi Tengah Zulfirman mengatakan penambahan stok tersebut dilakukan guna mengamankan ketersediaan bahan bakar minyak yang diperkirakan akan mengalami lonjakan.

“Stok itu bisa saja lebih dari 20% yang kami berikan bisa juga kurang tergantung permintaan dari Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) pokoknya dimana saja SPBU yang mengalami kekosongan akan kami isi,”Ujarnya.

Dia menambahkan untuk ketersediaan stok untuk seluruh produk yakni, premium, solar dan pertamax bisa bertahan selama 40 hari.beberapa waktu lalu pertamina menyebutkan bahwa  di Sulteng terdapat 54 SPBU dan 25 Agen Premium & Minyak Solar (APMS) dalam periode Januari-Maret 2013 realisasi premium mencapai 75.629  kiloliter sedangkan kuota 72.435 artinya terjadi kenaikan 4% sehingga sisa kuota 238.798 kiloliter pada 2013.

Sedangkan untuk solar realisasinya hingga Maret 34.503 kiloliter sementara kuota yang diestimasi selama tiga bulan tercatat 31.174 kiloliter juga terjadi kenaikan sehingga sisa kuota untuk 2013 sebanyak 106.405 kiloliter.

Data Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Tengah menyebutkan hingga akhir semester I 2013, stok BBM di Sulawesi Tengah dalam kondisi cukup. Realisasi penyaluran premium, minyak tanah, dan solar masing-masing mencapai 49,3%; 35,6% dan 52,7% dari total kuota selama tahun 2013.

Terkait ketersediaan BBM di Sulteng, Ketua Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) B Elim Somba selaku perwakilan Pemerintah Provinsi Mengeluarkan beberapa rekomendasi diantaranya melakukan pendataan terhadap industri-industri yang membeli bahan bakar subsidi dan non subsidi dan meningkatkan kerjasama dengan Kepolisian untuk mereduksi penyelewengan solar di beberapa daerah khususnya di daerah pertambangan dan perkebunan.

Selain itu juga memperluas pembangunan Solar Paket Dealer Nelayan (SPDN) di berbagai daerah sehingga dapat membantu nelayan di sisi biaya operasional dan mengurangi tekanan inflasi pada subkelompok ikan segar. “Di Tahun 2013 rencananya akan dilakukan pembangunan 2 SPDN di Kabupaten Toli-Toli dan Donggala,”Ungkapnya.

Elim Somba juga menambahkan bahwa juga akan dilakukan operasi minyak tanah di  delapan kabupaten dengan alokasi sebesar 775 kilo liter.(bal)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here