Nilai Ekspor Sulteng Meningkat

0
136

PALU–Nilai ekspor Sulawesi Tengah pada April 2013 naik sebesar 71,48% atau US$19,34 juta menjadi US$33,16 juta dibandingkan Maret 2013.

Johanes De Brito Priyono, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulteng mengatakan selama 2013 total ekspor daerah itu sebesar US$107,08 juta, dengan ekspor melalui Sulteng sebesar US$105,72 juta dan melalui provinsi lain US$1,36 juta.

“Selain diekspor langsung dari Sulteng, komoditas asal daerah ini juga ada yang diekspor melalui provinsi lain, seperti Jawa Timur, Bali, Sulsel dan Riau,” katanya.

Dia mengatakan bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, terjadi penurunan nilai ekspor sebesar -14,58% atau turun dari US$125,35 juta pada 2012 menjadi US$107,08 juta.

Johanes menambahkan bijih, kerak dan abu logam merupakan komoditas ekspor terbesar Sulteng pada April 2013 dengan nilai ekspor sebesar US$29,73 juta atau 89,64% dari total nilai ekspor. “Selama 2013, bijih, kerak dan abu logam merupakan komoditas ekspor terbesar dengan nilai US$88,09 juta, disusul komoditas kakao sebesar US$15,93 juta,” ujarnya.

Adapun negara tujuan ekspor terbesar Sulteng pada April 2013 menurut Johanes, adalah China dengan nilai US$29,77 juta atau 89,78% dari total nilai ekspor.Selama 2013 juga, China merupakan negara tujuan ekspor terbesar dengan nilai US$88,23 juta, disusul Malaysia sebesar US$11,74 juta.(bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here