RSUD Undata Merasa Diteror

PALU – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata dalam beberapa malam ini merasa diteror dengan lemparan batu oleh orang tak dikelnal (OTK). Karenanya, pihak manajemen meminta perlindungan dari pihak keamanan.

Diduga penyebab teror itu berasal dari sistem penertiban jam besuk dan perparkiran di rumah sakit tersebut. Pihak RSUD Undata mengaku belakangan ini melakukan penertiban itu karena ada laporan kecurian bagi keluarga pasien saat membesuk. “Kita tidak mau hal itu terjadi lagi,” sebut Direktur RSUD Undata, dr Abdullah DHSM, M.Kes.

Sejak penertiban itu, hampir setiap malam diteror dengan lemparan batu, tidak diketahui siapa yang melakukannya. Dirinya mengaku sudah melaporkan soal teror itu ke pihak kepolisian setempat, juga bertemu dengan ketu RT di sekitar rumah sakit.

Ke depan katanya, bukan hanya soal parkir dan jam besuk yang akan ditertibkan, tetapi juga termasuk larangan merokok di area rumah sakit. Karena disadarinya, saat ini asap-asap rokok di sekitar rumah sakit pemerintah tersebut sangat mengganggu, bukan hanya kepada yang tidak merokok tetapi jug apemnadangan sekitarnya. (a’da/*)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here