Jutaan Benih Sayur Ditahan BKP Palu

PALU – Jutaan benih sayuran terdiri dari benih tomat dan paria terpaksa ditahan pihak Balai Karantina Pertanian (BKP) Kelas II Palu. Penahanan itu terkait dengan kepemilikan dokumen yang tidak sesuai. Benih yang ditahan tersebut terdiri dari 500 sachet atau sekitar 1,5 juta benih tomat dan 6 sachet atau sekitar 6.000 benih paria.

Kepala BKP Kelas II Palu, Ir. Junaidi MM menyatakan, dokumen benih yang diproduksi oleh PT. East Weed Indonesia itu hanya disertai sertifikat (KT12) fotokopian, sehingga sulit dipertanggungjawabkan. Dalam dokumen itu tertulis benih cabai, semangka dan sawi hijau, namun kenyataannya berupa benih tomat dan paria.

Ia menegaskan, penahanan itu sudah sesuai dengan UU nomor 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, termasuk Peraturan pemerintah Nomor 14 tahun 2002 tentang Karantina Tumbuhan.

Penahanan akan dilakukan selama 14 hari lanjut Junaidi, jika selama itu pemilik tidak dapat melengkapi syarat administrasi dan megambil barangnya maka akan dilakukan pemusnahan.

Junaidi mengungkapkan, pihaknya memperketat masuknya benih-benih, terutama benih tomat karena ada benih tomat dari Jawa yang mengandung organisme penggangu tumbuhan seperti cendawan, bakteri dan virus. Jika tidak dilakukan pencegahan dini bukan tidak mungkin akan mengakibatkan kerusakan serius bagi tanaman yang pasti akan mempengaruhi produktivitas tanaman. (a’da)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here