White Dolphin Transplantasi Karang di Tanjung Karang

0
206

DONGGALA – Kuatir dengan keseimbangan lingkungan laut di sekitar pantai Tanjung Karang, komunitas White Dolphin melakukan kegiatan sosial berupa transplantasi terumbu karang di pantai yang ramai dikunjungi wisatawan tersebut, Minggu (19/5).

Ketua Komunitas White Dolphin, Tito kepada beritapalu.com mengatakan, kekuatiran itu cukup beralasan karena saat ini sebagian besar terumbu karang di wilayah tersebut sudah rusak. “Ini yang menggugah kami, terumbu karang kalau sudah rusak akan mengganggu keseimbangan alam di pantai tersebut. Kita tidak mau Tanjung Karang yang indah ini hilang daya tariknya,” ujar Tito di sela-sela transplantasi di bibir pantai Tanjung Karang tersebut.

Disebutkan, kegiatan peduli lingkungan itu sekaligus menjadi wahana untuk mengedukasi dan memberi pemahaman baik kepada warga setempat maupun kepada wisatawan yang berkunjung untuk ikut menjaga lingkungan pantai. Salah satu daya tarik pantai ini selain pasir putihnya adalah karang-karang tersebut. Nah kalau karang ini sudah rusak, tentu akan mengurangi daya tariknya,” sebutnya.

Karang yang ditransplantasi tersebut diambil dari karang-karang yang sudah tumbuh dan kemudian disebar lagi ke area-area yang sudah rusak karangnya.

Tak hanya melakukan transplantasi karang, komunitas yang umumnya terdiri dari anak muda tersebut juga melepas seekor penyu ke laut bebas. Penyu itu diperoleh dari nelayan yang menangkapnya lalu dibeli untuk dilepaskan kembali.

Pada kegiatan tersebut, seluruh anggota komunitas White Dolphin yang jumlahnya mencapai 30-an orang itu ikut terlibat. “Untuk kegiatan ini, kami mengusahakannya secara swadaya dari anggota komunitas,” imbuh Tito lagi.

Tentang komunitas White Dolphin, Tito menjelaskan, komunitas itu sendiri masih baru,yang berdiri sekitar dua bulan lalu. Komunitas itu awalnya hanya kelompok kecil para pecinta diving dan snorkling. Karena kesatuan pandangan terutama dalam hal penyelamatan lingkungan, maka mereka sepakat membentuk wadahnya yang disebut White Dolphin.

“Ini adalah kegiatan perdana White Dolphin. Berikutnya kami akan mengadakan kegiatan kembali yang nuansanya kepedulia, baik terhadap alam maupun sosial. Kami juga berencana akan menggandeng pihak-pihak terkait baik swasta maupun pemerintah dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan berikutnya,” terang Tito. (a’da)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here