Progres Pembangunan Smelter Pengolahan Nikel di Morowali Capai 30 Persen

PALU-Pembangunan tahap pertama smelter pengolahan Nikel di Morowali yang dibangun oleh PT Sulawesi Mining Investmen yang merupakan perusahaan patungan bentukan Bintang Delapan Group dari Indonesia dengan Tsingshan Group dari China pembangunannya sudah mencapai progres 30 persen.

Humas Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah Hasudungan Paulanka Siburian mengatakan SMI menargetkan pembangunan tahap pertama pabrik smelter untuk pengolahan nikel di Morowali, Sulteng akan selesai sebelum akhir 2014.

Ia menyampaikan PT Bintang Delapan Mineral menginformasikan bahwa proses pembangunan smelter saat ini sudah mencapai 30% dari realisasi tahap pertama. Nilai investasi tahap pertama sebesar US$ 320 juta, dengan estimasi produksi mencapai
300 ribu ton nikel pig iron. Sedangkan, tahap kedua dengan nilai investasi US$ 640 juta,
akan direncanakan berkapasitas sekitar 500 ribu ton.

Dia menyebutkan pasca tahun 2014, kinerja pertambangan di Sulteng diperkirakan tetap
tinggi seiring dengan banyak investor asing yang tertarik untuk berinvetasi smelter di
dalam negeri, salah satunya China

Hasudungan juga menjelaskan dengan tingginya lonjakan PDRB sektor pertambangan dan penggalian pada triwulan I/2013 terkonfirmasi dari data ekspor tambang Provinsi Sulawesi Tengah periode Jan-Feb 2013 (periode 2 bulanan) yang juga meningkat tinggi hingga sebesar 1.082,15% (yoy) atau -28,54% (qtq).

Di sisi lain, pertumbuhan subsektor penggalian sebesar 16,76% (yoy) ditopang oleh masih besarnya realisasi investasi dan tingginya geliat pembangunan di daerah Kalimantan dan Sulawesi.(bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here