Masih Banyak Warga Senang Buang Hajat di Tempat Terbuka

PALU – Masih cukup banyak warga Kota Palu yang senang buang hajat di sungai atau di semak-semak. Itu terindikasi dari jumlah jamban yang belum memenuhi standar yang dipersyaratkan. Dari sekian banyak jamban yang ada, baru sekitar 93,01 yang memenuhi standar, selebihnya tidak sesuai.

Kepala Seksi Penyehatan Lingkungan DInas Kesehatan Kota Palu, Suanda, Rabu (15/5) mengungkapkan, mereka yang tidak memiliki jamban sehat itu terutama yang bermukim di sekitar pinggiran kota, terutama yanag berdekatan dengan sungai dan pantai. Sebarannya meliputi wilayah kecamatan Mantikulore, Palu Selatan, Palu Barat, Tawaili, Tatanga, Palu Timur, Palu Utara dan Ulujadi.

Sebelum Palu berkembang seperti sekarang ini lanjutnya, banyak warga yang masih senang membuang hajat atau kotoran di sungai atau di semak-semak hutan. Bahkan ada warga yang membuang kotoran di dekat sumur yang ada mata airnya, seperti dekat pohon sagu. “Mereka masih menjalankan tradisi lama,” sergahnya.

Jamban yang sehat menurutnya adalah jamban yang dilengkapi ventilasi, bak mandi, sabun mandi, kloset, saluran air dan bak penampung kotoran. Bak penampung kotoran itu sendiri harus berjarak minimal 10 meter dari sumur atau pompa air. (a’da/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here