Baru 63 Persen Perusahaan Mengasuransikan Karyawannya

PALU – Dari 2.357 perusahaan berbadan hukum di Sulawesi Tengah, 1.911 diantaranya wajib mengasuransikan tenaga kerjanya. Namun demikian, dari jumlah tersebut hanya 1.212 perusahaan atau sekitar 63 persen yang benar-benar telah mengasuransikan karyawannya berupa Jamsostek.

Demikian disampaikan Kepala Bidang Hubungan Industri dan Pengawasan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulawesi Tengah, Joko Pranowo dalam diskusi di Pressroom kantor Gubernur Sulteng, Rabu (8/5).

Ia mengatakan, kewajiban mengasuransikan tenaga kerja itu seuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 1992 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja. “Ada tiga kewajiban asuransi bagi tenaga kerja sesuai undang-undang ang harus dilakukan oleh perusahaan, yaitu jaminan kesehatan, kecelakaan kerja dan jaminan kematian bagi pekerjanya,” urai Joko.

Joko menegaskan, jika dibelakang hari terjadi hal-hal yang tidak diinginkan semisal kecelakaan kerja dan ada pengaduan, maka sesuai dengan undang-undang tersebut, perusahaan bersangkutan diharuskan membayarkan jaminan kerja senilai dengan pembayaran yang dilakukan oleh asuransi. “Kalau tidak memenuhi itu, maka pengadilan akan menghukum perusahaan bersangkutan dengan denda Rp.50 juta plus kurungan satu tahun,” tandasnya. (a’da)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here