Asuransi bagi Wartawan, AJI Palu – Jamsostek Kerjasama

PALU – Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu bekerjasama dengan PT. Jamsostek untuk mengasuransikan wartawan di Kota Palu.

Ketua AJI Palu, Riski Maruto mengatakan, profesi jurnalis sangat rentan dengan kecelakaan kerja. Untuk itu perlu perlindungan dalam bentuk asuransi.

“Sekitar 65 persen wartawan di Palu tidak memiliki asuransi, sehingga tidak ada jaminan bagi mereka ketika mengalami kecelakaan kerja,” sebut Maruto di sela-sela sosialisasi asuransi tenaga kerja oleh PT. Jamsostek di Sekretariat AJI Palu, Rabu (8/5).

Ia berharap agar wartawan yang bekerja secara freelance dan atau wartawan yang belum memiliki asuransi agar mengikuti program asuransi tersebut agar lebih fokus dalam melaksanakan kerja-kerja jurnalistiknya.

AJI katanya menjadi fasilitator atau menjembatani wartawan dalam kerjasama dengan PT. Jamsostek itu, terutama bagi mereka yang tidak mempunyai wadah secara khusus. “Dari pada ikut secara perorangan yang mungkin urusannya ribet, maka AJI memfasilitasinya,” sebut pria tegap ini.

Kepala Bidang Promosi PT. Jamsostek Palu, Minarni menyambut positif usaha yang dilakukan AJI Palu tersebut. Katanya, Jamsostek sekarang sudah memungkinkan kepesertaan asuransi tenaga kerja tidak hanya secara kelembagaan tetapi juga perorangan. Meski demikian, menghimpun diri dalam wadah akan lebih mudah karena lebih terorganisir.

Perlindungan yang diberikan Jamsostek tergantung dari pilihan wartawan bersangkutan yang terdiri dari jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan pemeliharaan kesehatan dan jaminan kematian. Besaran preminya tergantung dari upah bulanan yang diterima, namun ia menganjurkan agar minimal sesuai dengan Upah Minimum Provinsi (UMP). (a’da)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here