Izin Jenguk Istri, Terpidana Teroris Kabur

0
164

TOUNA – Basri alias Bagong, terpidana kasus terorisme dan mutilasi tiga siswi SMU di Kabupaten Poso beberapa tahun lalu, diduga melarikan diri dari Lapas Kelas 2 Ampana, Kabupaten Tojo Unauna (Touna), 19 April 2013 lalu. Hingga saat ini, Polda Sulteng dan Densus 88 masih terus melakukan pencarian.

Awalnya Basri minta izin kepada pihak Lapas untuk menjenguk istrinya yang sedang sakit. Pihak Lapas mengizinkannya dengan pengawalan seorang petugas Lapas pada 19 April 2013. Namun setelah tiba di rumah Basri, petugas Lapas yang mengawalnya tidak mengetahui keberadaannya.

Hingga 23 April 2013 kemarin, terpidana berbagai kasus terorisme itu tidak kunjung balik ke Lapas dan dinyatakan kabur. Pihak Lapas kemudian berkoordinasi dengan aparat Polda Sulteng dan Densus 88 untuk mengejar Basri.

Kapolda Sulteng Brigjen Pol Ari Dono Sukmanto yang dihubungi beritapalu.com menyatakan, saat ini Polda Sulteng dan Densus 88 terus melakukan pencarian terhadap Basri.

Sebelumnya Basri divonis 19 tahun penjara oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan karena kasus mutilasi yang dilakukannya terhadap tiga siswi SMU dan sejumlah aksi terorisme di Kabupaten Poso. (Tra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here