Warga Minta Kepolisian Minta Maaf Kepada Keluarga Korban Penganiayaan

0
168

Palu-Tiga warga jalan Raden Saleh, Kecamatan Mantikulore babak belur setelah dianiaya oleh Patmor Polres Palu, Sabtu malam lalu, kejadian tersebut telah dilaporkan ke Propam Polres Palu dan dalam proses penyidikan.
Tiga warga yangmenjadi korban penganiayaan di lakukan oleh Patmor Polres Palu yakni Aldi 15 tahun, Yayat dan Ikram 25 tahun. Ketiga korban ini menderita luka di bagian wajah , kepala dan tangan.

Ikram mengatakan saat itu mereka sedang duduk di pinggir jalan Raden Saleh bersama rekan-rekanya sekaligus melakukan penjagaan malam. Tiba-tiba beberapa personel Patroli motor Polres Palu mendatangi tempat tersebut dan langsung membuang tembakan hingga ia bersama rekan-rekannya lari beramburan.

Namun saat kabur ia tertangkap polisi saat itu juga ia dipukul dengan pentungan di bagian tangan dan perut bahkan di injak. Sedangkan aldi yang masih duduk di bangku kelas satu SMK pelayaran  juga mendapatkan perlakuan yang sama.Aldi bahkan pingsan saat dipukuli oleh personel Patmor Polres.

Kasus ini juga sempat menimbulkan kesalah pahaman antara warga dan polisi hingga nyaris menimbulkan bentrokan. beruntung aparat RT setempat berhasil meredakan emosi warganya untuk tidak terprovokasi.

ibrahim hafid  ketua RT 2 RW 4 Kelurahan Besusu Barat menyayangkan tindakan polisi yang sangat arogan terhadap masyarakat.Ia meminta kepada kepolisian Polres Palu untuk meminta maaf kepada para korban dan meminta kepada pemerintah Kota Palu untuk segera mengambil tindakan atas kasus kekerasan yang diduga dilakukan oleh orang yang tidak bertangung jawab.

Sementara itu Kapolres Palu AKBP Ahmad Ramadhan meminta maaf kepada para korban yang dilakukan oleh polisi. Menurutnya persilihan antara polisi dan warga ini terjadi karena salah paham.Ramadhan juga mengatakan anggota patmor yang diduga melakukan penganiayaan telah diproses oleh Propam Polres Palu.(put)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here