17 Desa akan ramaikan Festival Anak Perdamaian

Palu – Institut Mosintuvu Tentena akan menggelar festival anak perdamaian di Lapangan Mosintuvu Tentena pada 23 sampai 24 Juli 2012 mendatang. Festival anak yang akan di ikuti oleh 17 Desa di Kabupaten Poso dan Morowali ini akan membuka ruang kreativitas dan komunikasi antar generasi muda khususnya anak-anak juga upaya untuk mengkampanyekan kembali Kebudayaan Poso dan Mori kepada generasi muda, khususnya anak-anak.Dan yang terpenting menjaga warisan kebudayaan yang positif bagi generasi muda.

Menurut Liat Gogali Direktur indtitut Mosintuvu Anak-anak, dalam konflik kekerasan adalah korban yang mengalami berlapis luka. Anak-anak merupakan individu yang belum matang baik secara fisik, mental maupun sosial. Sebagai anak-anak, mereka mempunyai kebutuhan-kebutuhan khusus yang berhubungan dengan situasinya sebagai anak yang rentan fisik, mental dan sosial, juga tergantung pada orang lain (orangtua, keluarga, lingkungan) dalam pemenuhuan kebutuhan hidup dan perolehan kasih sayang serta rentan dalam perkembangannya

“Untuk itu kami berinisiatif untuk membuka ruang pertemuan anak dengan festival ini ” kata Lian.

Adapun kegiatan dalam festival ini terdiri dari karnaval, permainan tradisional seperti enggran bambu , dolanan anak tradisional, pertunjukan seni dan paduan suara etnik kontemporer, Pantomim serta moende

Selain itu masih ada beberapa kegiatan lainnya seperti melukis massal, tarian tradisional massal termasuk Dero massal, memainkan bersama-sama dolanan anak secara massal, arena membaca yang disediakan oleh Project Sophia (perpustakaan keliling milik Mosintuwu), dan ruang untuk mengembangkan kepekaan anak terhadap budaya dan lingkungan hidup melalui Bank Sampah milik Mosintuwu.(wan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here