Walhi Sulteng: Hak pinjam pakai kawasan banyak diabaikan perkebunan sawit

PALU-Hak pinjam pakai kawasan banyka diabaikan dalam pembukaan lahan perkebunan sawit yang masuk dalam kawasan hutan.

Direktur Wahana Lingkungan Sulawesi Tengah, Ahmad Pelor hari ini mengatakan di wilayah Sulteng ditargetkan untuk perkebunan sawit dengan luasan mencapai 500.000 hektar yang tersebar di beberapa kabupaten dan diantaranya wilayah perkebunan itu masuk dalam kawasan hutan.

“Perusahaan perkebunan sawit biasanya tidak mengindahkan prosedur mengenai izin pinjam pakai kawasan langsung membuka perkebunan tanpa mendapatkan izin dari dinas atau institusi terkait,”ujarnya.

Diwilayah Sulteng sendiri ekspansi perkebunan sawit semakin meningkat di beberapa kabupaten diantaranya Kabupaten Donggala, ParigiMoutong, Buol, Morowali, Luwuk bahkan Tolitoli.”Semua wilayah-wilayah ini menjadi target perluasan kebun sawit,”sebut Ahmad Pelor.

Ia menyebutkan untuk Indonesia sendiri menargetkan pembukaan lahan untuk perkebunan sawit mencapai 20 juta hektar hingga tahun 2020 sedangkan yang sudah terealisasi hingga tahun ini mencapai 9,7 juta hektar di seluruh wilayah Indonesia.

Terkait hal itu, Walhi Sulteng menegaskan agar institusi terkait harus lebih tegas dalam menerapkan kebijakan yang ada. Utamanya dalam melakukan investasi yang masuk di dalam kawasan hutan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here