Nilai ekspor bijih kerak dan abu logam Sulteng capai US$ 12,73 juta

0
163

PALU-Nilai ekspor bijih kerak dan abu logam Sulawesi Tengah mencapai US$ 12,73 juta atau 57,01 persen dari total nilai ekspor.

Kepala BPS Sulteng Ibram Syahboeddin mengatakan ekspor bijih kerak dan abu logam menjadi komoditas yang memberikan kontribusi nilai yang baik bagi Sulteng setiap bulannya.
”Setiap bulan ekspor bijih kerak dan abu logam bertahan pada posisinya mengalahkan komoditas kakao yang pada tahun-tahun sebelumnya menjadi penyumbang utama ekspor daerah ini,”ungkapnya.

Ia menyebutkan volume ekspor bijih kerak dan abu logam Maret 2012 sebanyak 429.310  ton  dan bila diakumulasikan selama tahun 2012 Bijih, Kerak, dan Abu logam merupakan komoditi ekspor terbesar dengan nilai US$ 44,12 juta dengan jumlah volume mencapai 1,323.260 ton.

Sementara itu nilai ekspor Sulteng pada bulan Maret 2012 dibanding bulan Februari 2012 mengalami penurunan sebesar 15,52% atau turun dari US$ 26,44 juta menjadi US$ 22,33 juta.

“Selama tahun 2012 total ekspor Sulteng sebesar US$ 74,40 juta, dengan ekspor melalui Provinsi Sulteng sebesar US$ 73,25 juta dan melalui provinsi lain sebesar US$ 1,16 juta,”sebutnya.

Ia menyampaikan bila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya terjadi penurunan nilai ekspor sebesar 15,32 % atau turun dari US$ 87,86 juta pada tahun 2011 menjadi US$ 74,40 juta.

Ibram Syahboeddin menyebutkan negara tujuan ekspor terbesar Sulteng pada bulan Maret 2012 adalah China dengan nilai US$ 12,79 juta, atau 57,28 % dari total nilai ekspor. Ekspor terbesar Sulteng pada bulan Maret 2012 melalui Pelabuhan Kolonedale dengan nilai US$ 11,62 juta, atau 52,04 % terhadap total nilai ekspor Sulteng.(bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here