Akibat tambang hasil tambak udang warga di dua desa di Tojo Unauna berkurang

0
188

PALU-Akibat tambang yang beroperasi di wilayah Desa Uekuli dan Desa Betaua Kecamatan Tojo Kabupaten Tojo Una-Una menyebabkan hasil tambak udang warga setempat berkurang.
Koordinator riset Jaringan advokasi tambang Sulawesi Tengah Andika mengatakan warga yang berprofesi sebagai penambak udang di dua Desa mengeluhkan hasil tambak mereka berkurang dikarenakan bahan bakar perusahaan tambang yang menimbulkan pencemaran.
“Sebelum adanya perusahaan tambang, mereka bisa memperoleh udang sebanyak 200 kilogram akan tetapi sekarang menurun drastis hingga 40 kilogram,”ungkapnya.
Andika mengatakan tak hanya penghasilan warga yang berkurang akan tetapi juga telah menimbulkan konflik antar kedua desa terkait tapal batas sehingga warga menuntut agar perusahaan tambang tidak beroperasi lagi.
Sementara itu Bupati Tojo Una-Una Damsjik Ladjalani melakukan moratorium atas aktivitas tambang. Namun demikian surat keputusan tentang moratorium tersebut belum dikeluarkan sekalipun pada pertengahan bulan Maret 2012 perusahaan tambang yang beroperasi di Desa Uekuli dan Betaua telah mengevakuasi seluruh  peralatan tambang seperti Buldozer, Truk, dan Tongkang milik perusahaan.
Oleh karena itu, jaringan advokasi tambang Sulteng mendesak Bupati Tojo Una-Una untuk tidak memberikan ruang yang kedua kalinya bagi perusahaan tambang untuk mengolah tambang di wilayah itu.
“Kami juga meminta agar pemerintah membentuk komite land reform atau pokja pembagian tanah untuk membagi lahan konsesi tambang tersebut pada petani yang tidak bertanah, dan petani penggarap sesuai amanat Undang Undang Pokok Agraria tahun 1960,”Tegasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here