DIRLANTAS POLDA SULTENG:KUANTITAS DAN KUALITAS KECELAKAAN DIHARAPKAN TURUN

0
100

PALU,(26/7)-Dirlantas Polda Sulteng, AI Afriandi mengharapkan kuantitas dan kualitas kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Tengah (Sulteng) menurun, hal itu ia sampaikan ketika usai melakukan sosialisasi keselamatan  transportasi bekerjasama dengan Kementrian Perhubungan Republik Indonesia.
“Secara kuantitas memang angka kecelakaan lalu lintas di tahun 2010 meningkat daripada tahun sebelumnya namun secara kualitas angkanya menurun akan tetapi saya berharap baik kuantitas maupun kualitas menurun,”harapnya.
Ia mengatakan untuk mewujudkan hal itu, pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada seluruh pengguna jalan raya maupun alat transportasi lainnya untuk mematuhi peraturan dan rambu-rambu lalu lintas yang ada sehingga hal-hal yang tidak diinginkan tidak terjadi.”Kami senantiasa memberikan edukasi dan sosialisasi bagi pengguna jalan,”ujarnya.
Disebutkan pula bahwa 75 persen angka kematian disebabkan karena benturan di jalan olehnya pengguna kendaraan bermotor untuk menggunakan helm dengan benar dan sesuai standar yang telah dianjurkan.
Sebagai langkah antisipatif pihaknya kini menjalankan operasi ketupat sebagai ajang sosialisasi dan penerangan bagi masyarakat yang kemudian disusul dengan operasi patuh dimana pengguna kendaraan agar patuh baik dari segi kelengkapan surat-surat kendaraan termasuk kondisi kendaraan terlebih lagi kedepan akan   ada mudik lebaran.
Sementara di Sulawesi Tengah (Sulteng) menurut data direktorat lalu lintas Polda Sulteng mencatat pada 2010 jumlah kecelakaan lalu lintas mencapai 1.359 kasus dengan korban meninggal dunia 403 orang,luka berat 527 orang,luka ringan 1.092 orang dan kerugian material Rp3,2 miliar.
“Dari data tersebut di Sulteng ini terdapat 1-2 orang meninggal karena kecelakaan lalu lintas,”sebutnya
Jika dibandingkan angka pada 2010  mengalami kenaikan 12% bila disbanding dengan tahun 2009 yang mencatat 1.222 kasus kecelakaan dengan korban meninggal dunia 370 orang,luka berat 345 orang, luka ringan 1.115 orang dan kerugian material mencapai Rp2,3 miliar.(bp003)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here