Published On: Wed, Nov 10th, 2010

JENAZAH PERAMPOK MASIH DI KAMAR MAYAT RS BHAYANGKARA

Share This
Tags

PALU, (11/11) – Jenazah Adi (47), tersangka perampok yang tewas ditembak polisi dalam penggerebekan di Dusun Batubota Desa Dadakitan Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli, hingga Kamis dinihari masih disemayamkan di kamar mayat RS Bhayangkara, Polda Sulawesi Tengah.

Pihak kepolisian dari Polres Donggala masih menunggu kerabat Adi untuk datang melihat jenazah. ”Kita masih menunggu kedatangan kerabatnya,” kata salah seorang perwira Polres Donggala. 

Dua tersangka lainnya yang dibawa ke rumah sakit kepolisian ini, adalah Sudirman alias Sudir. Sudirman ditembak di kaki kanan dan harus menjalani perawatan medis. Sedangkan tersangka yang satunya lagi diamankan di ruang tahanan rumah sakit.

Menurut Hajjah Asnani, kerabat Andi Anwar, korban perampokan di Kecamatan Sojol mengatakan satu jam setelah perampokan terjadi, korban menelpon dan menyampaikan musibah yang baru saja dialaminya.
”Para pelaku tiba-tiba masuk ke dalam rumah. Leher Andi Anwar diinjak dan ditodong dengan parang. Bahkan punggung Andi Anwar lebam dipukuli perampok,” kata Asnani di RS Bhayangkara.

Hingga Kamis dinihari, beberapa anggota Polres Donggala dan Tolitoli tampak ramai di rumah sakit mengurusi para tersangka yang ditembak dan jenazah Adi.

Kawanan perampok ini dibekuk di Kabupaten Tolitoli Selasa dinihari setelah dibuntuti tim buser usai menjalankan aksinya di sebuah rumah warga di Desa Bonde Kecamatan Sojol. Kawanan itu berhasil membawa kabur uang sebesar Rp20 juta dan 100 gram emas perhiasan dan tiga buah telepon seluler. Persembunyian para pelaku itu tercium setelah ada koordinasi dengan Polres Tolitoli karena kawanan ini juga sempat merampok sebuah toko emas di Kecamatan Baolan.

Dari hasil penyelidikan kepolisian, tempat persembunyian kawanan rampok ini pun diketahui. Polisi dari Polres Donggala dan Polres Tolitoli pun melakukan penggerebekan dan menangkap para pelaku. Saat penggerebekan berlangsung, satu orang tewas ditembak karena berusaha melawan dengan golok kepada petugas. Dua lainnya ditembak di bagian kaki.

Kasus ini kini ditangani Polres Donggala bersama sejumlah barang bukti berupa enam bilah parang yang dipakai melakukan kejahatan serta emas, uang dan telepon seluler sebagai hasil kejahatan. (bp009)

Leave a comment

XHTML: You can use these html tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>

%d bloggers like this: