TRADISI LEBARAN ARAB

0
203

PALU,(12/10)-Komunitas umat muslim keturunan Arab di Palu, Sulawesi Tengah, memiliki tradisi unik merayakan Idul Fitri Saban, mereka bersilaturahim ke rumah sesama warga Arab. Uniknya, cuma kaum Adam yang menjalani tradisi itu.
Tradisi tersebut dinamai Iwwadh. Iwwadh diturunkan sejak zaman penjajahan Belanda. Silaturahim kaum lelaki muslim Arab dilakukan pada hari kedua Idul Fitri, mereka mendatangi rumah-rumah jemaah lain.

Uniknya, setiba di rumah, kaum lelaki melantunkan puji-pujian kepada Nabi Muhammad SAW. Mereka pun memanjatkan doa bagi pemilik rumah. Lalu mereka, dari anak-anak sampai orang tua, membaur dengan wajah ceria sambil bersalaman.

“Iwwadh sebagai satu-satunya peninggalan ulama besar Habib Idrus bin Salim Al Djufrie. Ia dikenal dengan sebutan Guru Tua dari Garis Keturunan Nabi Muhammad.
Adapun Iwwadh dalam bahasa Arab berarti kembali. Ataupun bermakna saling mengunjungi dan memberi salam di setiap rumah. Iwwadh bermaksud memfitrahkan diri dan kembali menjadi media bagi jemaah” Tutur HS Saggaf Al Djufrie.

Tradisi Iwwadh berakar dan diturunkan di berbagai wilayah di Sulawesi Tengah. Sampai kini dipertahankan bahkan juga diikuti umat muslim non-Arab.(beritapalu.com/BP016)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here