Ekspor Sulteng Naik 186 Persen

0
172

Palu: Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah (Sulteng) Razali Ritonga, menyebutkan  nilai ekspor  Sulteng pada Juli 2010 naik dibandingkan dengan bulan sebelumnya, kenaikan yang dicapai hingga 186,25 persen atau dari 22,40 juta dolar AS menjadi 64,11 juta dolar.
“Naiknya ekspor  kali ini seiring dengan meningkatnya permintaan dari beberapa negara tujuan ekspor dibanding bulan sebelumnya,” katanya.

Razali Ritonga menyebutkan kakao masih merupakan komoditas ekspor terbesar selama bulan Juli dengan nilai 51,98 juta dolar AS atau 81,08 persen dari keseluruhan nilai ekspor Sulteng.Tercatat ekspor kakao Sulteng selama Januari hingga Juli sebesar 193,25 juta dolar AS dengan volume sebanyak 69,88 ribu ton. Disisi lain ekspor bijih kerak dan abu logam juga memberikan kontribusi senilai 4,24 juta dolar AS dengan volume 220,31 ribu ton

Ia menjelaskan selama Juli ekspor Sulteng masih melalui Pelabuhan Poso, Banggai, Loli, Kolonedale, dan Pantoloan. Pelabuhan Pantoloan merupakan pelabuhan asal ekspor dengan nilai terbesar yaitu 58,15 juta dolar AS atau 90,70 persen dari total nilai ekspor Sulteng.

Selain dari pelabuhan lokal di Sulteng, komoditi ekspor wilayah ini juga diekspor melalui provinsi lain seperti daerah Jawa Timur dan Sulawesi Selatan. Hingga Juli 2010 ekspor Sulteng melalui provinsi lain tercatat senilai 3,99 juta dolar AS dengan volume 2,72 ribu ton. Dengan komoditas yang diekspor antara lain, ikan, udang, kayu, produk hewani, serta sebagian biji kakao.

“Selama Juli 2010 ini, Sulteng melakukan ekspor ke berbagai negara, seperti Malaysia, Amerika Serikat, Prancis, Jepang, Hongkong, Korea Selatan, dan China, dimana Malaysia merupakan negara tujuan ekspor dengan nilai terbesar yakni 23,72 juta dolar AS atau 37 persen dari total nilai ekspor.
”sebut Razali(beritapalu.com/bp0016)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here