RUSUH BUOL, SATU ANGGOTA POLISI MENGARAH TERSANGKA

0
187

BUOL , (4/10) – Satu orang anggota polisi Dari Polres Buol, dinyatakan sudah mengarah menjadi tersangka.  Anggota polisi itu bernama Brigadir Amirullah,  anggota buru sergap Polres Buol. 
Kapolda Sulawesi Tengah Brigadir Jenderal Polisi Muhammad Amin Saleh di Buol tadi malam mengakui hal itu. Kepada sejumlah wartawan Kapolda Sulteng menyatakan, dari sebelas yang diperiksa, satu orang anggota polisi bernama Brigadir Amirullah, sudah mengarah menjadi tersangka.

Brigadir Amirullah dinyatakan ikut terlibat dalam penembakan warga pada tanggal 1 September 2010, dengan korban Iksan Mangge. Akibat penembakan itu, Iksan Mangge menderita luka tembak di punggung tembus di rusuk kiri.

“”Dari 11 orang yang diperiksa, 10 orang melanggar disiplin dan kode etik. Satu orang berpotensi mengarah ke pelanggaran pidana,” kata Amin Saleh kepada sejumlah wartawan Hotel M3 Buol, Jumat malam.

Kapolda juga mengaku, para anggota polisi itu diperiksa dengan tiga kasus. Yakni kasus pelanggaran disiplin, pelanggaran pidana dan kode etik.

Sepuluh anggota polri lainnya masih dinyatakan melanggar kode etik dan disiplin. Seluruh anggota polri yang diperiksa itu berasal dari Polres Buol dan brimob.

Hingga malam ini, kondisi keamanan di Kota Buol sudah berangsur membaik. Warga sudah mulai beraktivitas.  Bahkan, warga yang sebelumnya takut menjalankan shalat tarwih, malam tadi sudah berbondong-bondong menjalankan ibadah di bulan ramadhan itu.

Sementara itu, satu satuan setingkat kompi (SSK) Satuan III Pelopor II Detasemen A Brimob Kelapa Dua Jakarta, pukul tiga dini hari tiba di Kota Buol. Kedatangan pasukan baru ini sebagai upaya untuk mempercepat stabilisasi keamanan di wilayah itu.

Kedatangan satu SSK Brimob Kelapa Dua Jakarta ini ke Kabupaten Buol, berjalan mulus tanpa ada halangan. Padahal, informasi yang berkembang di Buol, kedatangan pasukan tambahan ini akan  dihadang oleh sejumlah warga yang tidak ingin daerah itu dipenuhi aparat kepolisian.

Kapolda Sulteng Brigjen Pol Muhammad Amin Saleh menyatakan, kedatangan pasukan dari Jakarta ini sebagai upaya untuk meningkatkan stabilitas keamanan di wilayah paling utara Provinsi Sulawesi Tengah itu.

Direncanakan, satu SSK brimob kelapa dua ini akan ditempatkan di sejumlah titik yang dianggap berpotensi menimbulkan gejolak.  Selain menjaga keamanan, pasukan ini juga ditugaskan untuk membangun kembali hubungan emosional antara warga Buol dengan aparat kepolisian yang terkoyak sebelumnya.(beritapalu.com/BP002)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here