RIBUAN WARGA GELAR DEMO DI POLSEK BIAU

PALU,(1/9) Sejak pukul 08.00 Wita, ribuan massa tekah berkumpul di Polsek Biau, menuntut penyebab kematian rekan mereka Kasmir Timumun yang menurut keterangan visum yang bersangkutan tewas gantung diri.

Namun alasan yang didasarkan pada hasil visum tersebut tidak diterima oleh warga. Mereka yakin Kasmir Timumun tewas karena dianiaya aparat Polsek. ”Tidak mungkin di dalam sel ada tali untuk di pake bunuh diri,”teriak warga.

untuk mengantisipasi meluasnya kerusuhan, aparat telah menurunkan satu peleton dari Polres Tolitoli, satu kompi Brimob Polda Sulteng serta bantuan aparat dari TNI AD. (BP005)

RENTETAN PERISTIWA

* 28 Agustus (Sabtu malam) korban Kasmir Timumun   menabrak  Polisi di   Kelurahan Leok, saat Polisi membubarkan balapan liar. Yang    bersangkutan di sel di Mapolsek Biau

* 29 Agustus (Minggu malam) Kasmir tewas dalam sel tahanan Mapolsek     Biau

* 30 Agustus massa mendatangi Mapolsek Biau meminta Polisi   bertanggungjawab

* 31 Agustus Jasad Kasmir dilakukan otopsi setelah itu dimakamkan.   Hasil otopsi, korban meninggal karena gantung diri 

* 31 Agustus selepas tarwih, massa menyerang Mapolsek Biau

* Dari peristiwa tersebuut, 5 korban tewas, 2 kritis, 28 orang luka   tembak

* Sejumlah petugas dari kepolisian terluka akibat lemparan dan beberapa   fasilitas milik Polisi rusak

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here