RATUSAN DUS PETASAN DISITA JAJARAN POLRESTA PALU

Palu, 19/8 – Sebanyak 140 dus petasan dan kembang api disita jajaran Kepolisian Resort Palu selama operasi penyakit masyarakat (PEKAT) berlangsung di wilayah Kota Palu demikian yang disampaikan oleh Kepala Bagian Operasional Polres Palu AKP Agung Panji Anom.

“Ratusan dus petasan itu kita sita karena pemiliknya tak bisa menunjukkan surat izin resmi penjualan,” katanya.

Ia menyebutkan ratusan dus petasan itu disita dari sejumlah tempat berbeda di Kota Palu seperti di Pusat Pertokoan Hasanuddin, Palu Plaza, Inpres Manonda, dan Masomba. Razia petasan oleh jajaran Polres Palu itu dilakukan dalam rangka menindaklanjuti perintah Kapolda Sulteng Brigjen Polisi Muhammad Amin Saleh.Selain itu, juga untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pada bulan Ramadhan yang sedang berlangsung.

“Sejak awal operasi penyakit masyarakat yang dimulakan  tanggal 5 hingga 15 Agustus, kami menyita ratusan dus petasan berbagai jenis dan ukuran. Selain dilarang, petasan itu juga bisa membahayakan diri si pemakai dan orang lain,” ungkap Agung Panji Anom.

Ia mengatakan selain menyita petasan, polisi juga mengamankan para pemiliknya ke mapolres setempat untuk dimintai keterangan. Selain itu juga dalam operasi, petugas menyita 192 botol minuman keras (miras) berbagai jenis dan merek termasuk 108,3 liter miras tradisional jenis Cap Tikus tanpa surat izin resmi dari instansi terkait disita sebagai barang bukti.

“Ratusan dus petasan itu selanjutnya akan dimusnahkan bersama ratusan botol minuman keras yang direncanakan usai lebaran,”ujarnya.

Dari data yang dihimpun Polres Palu menetapkan jumlah tersangka sebanyak 23 orang, 3 orang diantaranya hanya mendapatkan pembinaan dan tercatat pula 32 pasangan mesum yang berhasil terjaring dimana tujuh diantaranya adalah Pekersa Seks Komersial (PSK) yang kemudian dikirim ke panti social untuk mendapatakan pembinaan sedangkan yang lainnya diberikan pembinaan oleh Polres palu. Serta sisanya 20 orang diproses lanjut sesuai dengan  ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu pula ditemukan pula narkoba jenis trihexyphenidyl sebanyak 520 butir yang berhasil diamankan dari tanggan salah satu tersangka. Judi kartu remi yang juga turut diamankan di dua Tempat Kejadian Perkara (TKP), barang bukti (Babuk) tiga biji dadu, dua pak kartu remi dan uang tunai Rp633 ribu, dengan 12 orang tersangka dimana tujuh orang diantaranya dilakukan proses lanjut.(beritapalu.com/bp0026/bp0024)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here