PERSIDANGAN EVA BANDE CS DIWARNAI KERIBUTAN

0
180

Luwuk, 19/8 – Sidang kasus pengrusakan dan pembakaran alat berat milik PT Kurnia Luwuk Sejati (KLS) yang didakwakan kepada Eva Bande CS di Pengadilan Negeri Luwuk, Kamis, diwarnai adu mulut antara terdakwa Eva Bande dengan saksi Dirut PT KLS Murad Husain. 

 

Ketagangan terjadi saat Murad Husain menganggap Eva Bande sebagai provokator.

 

Menanggapi itu, Eva Bande menilai kata itu adalah tidak beradab. “Kami bukan provokator karena yang kami sodorkan dalah fakta dan kebenaran,” ujarnya dalam persidangan yang terbuka untuk umum itu.

 

Menurut Eva, pernyataan Murad Husain itu hanyalah trik untuk membungkam suara-suara kebenaran karena di kawasan HTI itu telah terjadi kerusakan lingkungan.

 

Sidang yang dipimpin oleh Hakim Ketua Safruddin ini adalah guna mempertanyakan kesaksian Murad Husain terkait kasus pelaporan massa yang tergabung dalam Front Rakyat Anti Sawit (FRAS) yang melakukan pengrusakan kantor PT Berkat Hutan Perkasa (BHP) pada 27 Mei silam.

 

Saat itu juga terjadi pembakaran alat berat yakni sebuah Bulduser dan sebuah eskavator.

 

Dalam sidang ini, Murad Husain juga mengajukan permohonan kepada Majelis Hakim agar para terdakwa yakni masyarakat yang juga ditangkap dan disidangkan dalam kasus ini diberikan keringanan hukuman, karena mereka ini hanyalah korban dari hasutan oleh oknum tak bertanggungjawab.

(Beritapalu/BP021/BP004).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here