GARA-GARA MENGHINA BUPATI DIVONIS 2 BULAN

0
192

Ampana, 16/8 – Gara-gara menghina Bupati Tojounauna seorang warga Desa Sabulira Toba di vonis 2 bulan penjara oleh  Pengadilan Negeri (PN) Poso karena terbukti bersalah melakukan tindak pidana penghinaan yang dibacakan oleh hakim ketua, Muhammad Nurzaman,SH.

“Tomy Amsyir Ajir  selaku terdakwa terbukti bersalah melakukan penghinaan terhadap Penguasa Umum yang dalam hal  ini adalah Bupati Touna, Drs. Damsyik Ladjalani,”tegas hakim ketua

 

Dalam sidang di PN Poso pagi tadi, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Alham,SH mengatakan, terdakwa secara meyakinkan telah melanggar pasal 207 KUHP tentang penghinaan terhadap penguasa umum atas pelanggaran pasal tersebut JPU menuntut terdakwa dengan pidana selama 3 bulan.

Menurut Alham, Kasus tersebut bermula pada bulan Maret Tahun 2010, pada saat itu Drs. Damsyik Ladjalani yang menjabat sebagai Bupati Kabupaten Tojo una-una diundang untuk memberikan sambutan pada acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Sabulira Toba

Pada saat Bupati naik ke mimbar untuk memberikan sambutan, spontan terdakwa yang saat itu hadir sebagai undangan berteriak menuduh Drs.Damsyik Ladjalani melakukan tindakan korupsi selama menjabat sebagai bupati  sambil menunjuk-nunjuk dengan jari telunjuknya kearah Bupati.

“bapak korupsi” demikian teriakan terdakwa yang dibacakan oleh JPU dan dibenarkan oleh terdakwa, akibat perbuatannya itu terdakwa kemudian dilaporkan oleh Damsyik Ladjalani ke Kepolisian Resort Tojo Una-Una usai mengikuti peringatan Maulid sekitar pukul 21.00 wita.

Sementara itu, Aspan Taurenta,SH, kepala Sub Bagian Hukum Pemda Tojo Unauna yang mendampingi Bupati dalam persidangan mengatakan apa yang dilakukan terdakwa jelas menghina pejabat Negara dalam hal ini adalah bupati.

“Pada saat memberikan sambutan saat peringatan Maulid itu, kapasitas Damsyik adalah Bupati” demikian dikatakan Aspan usai persidangan.

Mengomentari Putusan hakim yang menjatuhkan vonis lebih ringan dari tuntutan jaksa yang menuntut terdakwa pidana 3 bulan, Alham.SH sebagai JPU menyatakan menerima.Drs. Damsyik Ladjalani juga menyatakan menerima putusan yang dijatuhkan oleh hakim kepada terdakwa.

“Bupati sudah memaafkan perbuatan terdakwa” kata Aspan menjelaskan sikap bupati Tojo Unauna atas keputusan hakim.
Persidangan yang sudah berlangsung selama 4 kali hingga pembacaan putusan pagi tadi terdakwa, Tomy Amsyir Adjir tidak didampingi oleh penasehat hukum.

Sekalipun diputuskan bersalah dan divonis 2 bulan penjara, akan tetapi Tomy Amsyir Adjir bisa langsung pulang, karena dengan putusan 2 bulan di potong 2 bulan masa tahanan menurut hakim sudah di dijalani terdakwa, maka terdakwa dibebaskan pukul 00.00 Wita.

Tomy Amsyir Adjir dalam sidang ini mengaku terharu melihat kedatangan sejumlah kerabatnya yang berasal dari Desa Sabulira Toba.

Sehari – harinya Tomy Amsyir Adjir bekerja sebagai tukang bangunan untuk memenuhi kebutuhan hidup bersama keluarganya. Sejak pertengahan bulan Juni terdakwa menghuni tahanan di kantor Kacabjari Tojo Una-Una untuk menjalani proses pengadilan atas dirinya.(beritapalu.com/bp0022/bp003)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here