Kerugian akibat kebakaran pasar Ampana mencapai milyaran

0
181

AMPANA –Kebakaran hebat yang melanda pasar sentral Ampana Senin tadi malam, menyebabkan kerugian besar. Data yang dihimpun beritapalu.com dari pemda setempat menyebutkan, kebakaran pasar terbesar di wilayah Kabupaten Tojo Una-Una itu mencapai milyaran rupiah.

Bupati Tojo Una-Una Damsik Ladjalani yang dikonfirmasi pagi ini menyebutkan, pihaknya masih melakukan pendataan berapa kerugian akibat kebakaran itu. Menurut dia, kerugian diperkirakan mencapai milyaran rupiah.

“Kami masih mengevaluasi jumlah kerugian akibat kebakaran itu. Selain mendata kerugian, pemda juga berupaya membenahi lokasi kebakaran menyiapkan tempat penjualan darurat bagi pedagang dan penjual,” kata Damsik melalui pesan singkat.

Sementara hingga pagi ini, aparat Kepolisian Resort Tojo Una-Una  sudah mulai mengamankan lokasi kebakaran. Garis polisi sudah mulai dipasang.

Sementara sejumlah pedagang pagi ini terlihat sibuk mengais sisa-sisa kebakaran. Banyak dari pedagang mengaku tidak bisa menyelamatkan barang dagangannya akibat cepatnya korbaran api.

“Mau bagaimana lagi, api cepat sekali merambat. Kami hanya bisa menyelamatkan barang-barang seadanya,” kata Ambo, salah seorang pedagang.

Pasar tersebesar yang terletak di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Uentanaga Bawah itu, Senin tengah malam sekira pukul 24.00, dilalap si jago merah. Kebakaran ini kontan mengagetkan warga yang tinggal di sekitar compleks pasar tersebut.

Angin kencang yang berhembus membuat api cepat menjalar. Beberapa pemukiman penduduk serta Hotel Oasis yang terletak tidak jauh dari pasar, juga ludes dilalap api. Masyarakat yg berada di sekitar compleks pasar berusaha memadamkan api dengan peralatan apa adanya sambil menunggu mobil pemadam kebakaran datang.

20 menit kemudian satu unit mobil pemadam kebakaran milik Pemda Tojo Una Una tiba di TKP, namun apa daya air yg dipompakan dari mobil tersebut tidak bisa keluar alias macet. Sementara api makin membesar dan sudah hampir menghabiskan seluruh bagian depan pasar tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, penyebab kebakaran akibat korsleting kabel listrik.

Api baru bisa dijinakkan setelah tiga  jam. Hingga pukul 4 subuh, pasar sentral tersebut sudah rata dengan tanah tanpa tersisa. Beruntung dengan usaha keras dari pemadam dan masyarakat bisa menahan jilatan api yang mulai menjalar kearah pertokoan Ampana.(***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here