Pemilihan ratu waria Sulteng dibubarkan HPA

0
147

PALU – Pemilihan ratu waria Sulawesi Tengah, Senin malam (12/07) sekitar pukul 22.00 Wita, dibubarkan oleh Himpunan Pemuda Alkhairaat (HPA) Sulawesi Tengah.

Pembubaran dilakukan ketika para peserta sedang melakukan aksi di atas panggung berupa berjalan di panggung dengan mengenakan pakaian kebesaran masing-masing.

HPA dengan kekuatan sekitar 150 orang kemudian dating dan langsung meneriakkan takbir. Allahu Akbar…Allahu Akbar. Seketika para pemuda HPA masuk dan meminta kepada panitia agar menghentikan kegiatan. Sambil bernegosiasi, akhirnya panitia bersedia menghentikan kegiatan tersebut. Akibatnya, ratusan waria tunggang langgang meninggalkan gedung Golni Sulawesi Tengah di Taman Ria Kecamatan Palu Barat.

Menurut jurubicara HPA Sulteng Syauki Al-Maskati, pembubaran Miss Waria Sulteng ini tak lain lantaran kegiatannya sudah bertentangan dengan norma agama. ‘’Kita tidak menafikan eksistensi mereka. Tapi dengan mengdeklarasikan diri bahkan sampai pemilihan miss atau ratu, maka semakin kuat keinginan kami untuk membubarkannya,’’ kata Syauki halaman Gedung Golni Sulawesi Tengah, tadi malam.

Hingga pukul 22.30 wita, massa baru membubarkan diri. Satu orang panitia dibawa ke Polres Palu untuk dimintai keterangan.

Kasat Reskrim Polres Palu AKP Darno SH SIK kepada Media Alkhairaat tadi malam membenarkan pembubaran Miss Waria tersebut karena memang tidak memiliki izin kepolisian untuk menggelar kegiatan secara masal. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here