2011 BNP rekrut konselor

0
149

PALU – Pada tahun 2011 mendatang, Badan Narkotika Provinsi (BNP) Sulawesi Tengah bakal merekrut tenaga konselor yang akan diturunkan ke seluruh desa dan kecamatan.

Hal tersebut merupakan salah satu implementasi program pencegahan, pemberantasan, dan peredaran gelap narkoba menuju Indonesia bebas narkoba 2015.

“Untuk saat ini kami masih bekerja pada simpul-simpul, namun semua akan mengarah kesana. Sebagai permulaan, para bagi kalangan PNS yang mendapat promosi dan sebagainya sangat ketat seleksinya, minimal, betul-betul harus bebas narkoba. Dan kami minta juga pada semua institusi yang menerima pegawai, salah satu syarat penerimaan adalah harus bebas narkoba,” jelas Ketua BNP Sulteng, Ahmad Yahya beberapa saat lalu.

Dikatakannya, untuk saat ini konseling bagi pemakai narkoba sudah ada dan sudah bekerja. Namun jumlahnya masih sangat terbatas. Untuk itu, saat ini juga pihaknya tengah mempersiapkan untuk perekrutan konselor.
Salah satu program yang tengah jalan saat ini masih sebatas konseling untuk para pemakai. Belum bisa mencakup kesemua kalangan hingga ke pelosok desa maupun kecamatan. Salah satu contoh adalah Provinsi Bengkulu yang telah merekrut sedikitnya 1.400 konselor. Sulteng juga akan mengarah kesana tahun depan.

Dikatakannya, BNP Provinsi dalam hal ini akan memfasilitasi pendidikan dan pelatihan bagi calon konselor yang telah dipilih oleh masing-masing daerah. “Nantinya kami juga minta kerjasama pemerintah daerah untuk menyiapkan anggaran untuk konselor-konselor tersebut,” tegasnya.

Tugas konselor nantinya adalah memberikan bimbingan penyuluhan, sosialisasi dan ceramah-ceramah dilingkungan kelurahan atau desa tempat mereka ditugaskan. Selain itu konselor nantinya juga bertindak sebagai informan agar jika ada indikasi penggunaan narkoba di wilayahnya dapat segera ditindak.
Persyaratan utama para konselor kata dia mampu berkomunikasi dengan baik dan tidak ditentukan dengan latar belakang pendidikan.

“Maka itu konselor baiknya dipilih dari masyarakat itu sendiri agar lebih mudah mengenali wilayah dan bersosialisasi dengan masyarakat,” tutupnya. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here