Demi dua liter minyak tanah, warga rela mengantri

0
161

PALU – Puluhan warga Kecamatan Palu Barat Kota Palu Sabtu siang (26/06), menyerbu pangkalan untuk mendapatkan minyak tanah. Antrian warga ini dilakukan hanya demi mendapatkan dua liter minyak tanah.

Pantauan beritapalu.com di pangkalan Kelurahan Donggala Kodi sejak Sabtu pagi telah mengantri untuk mendapatkan pengisihan jerigen minyak tanah. Antrian warga ini terhadi menyusul melambungnya harga minyak tanah di Kota Palu. Kurun dua pekan terakhir harga minyak tanah di tingkat pengecer berkisar Rp5000 – Rp6000 perliter, jauh melebihi harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemprov Sulteng yakni Rp2900 perliter.

“Meski antri dari pagi tapi harga di pangkalan lebih murah dari pada membeli di pengecer, ” Ujar Ny.Ana, (40) warga Donggala Kodi.

Ia mengaku memilih membeli di pangkalan meski harus menggantri berjam-jam. Sementara pemilik pangkalan Ratna mengatakan pasokan minyak tanah sangat terbatas di bandingkan para pengantri yang begitu banyak.

“Saya dapat pasokan minyak tanah dari Pemprov Sulteng Rp1000 liter perminggunya yang terbagi dalam 3 hari,’’ tandasnya.(***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here