Warga Kamonji menderita penyakit aneh

0
216

PALU – Penyakit bisa muncul menyerang manusia secara tiba-tiba dan tanpa diketahui muasalnya.  Seorang warga miskin di Jalan Mangga Kelurahan Kamonji Kecamatan Palu Barat, menderita penyakit dimana sekujur tubuhnya melepuh dan mengeluarkan bau tak sedap. Dokter mendiagnosa warga ini menderita penyakit Stevens Johsons Herpes.

Warga bernama Muhammad Said ini, sudah dua hari mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Anutapura. Kondisi tubuh lelaki berusia 27 tahun ini cukup memprihatinkan. Sekujur tubuhnya melepuh dan mengeluarkan bau tak sedap. Bukan hanya itu, beberapa bagian tubuhnya luka-luka dan mengeluarkan nanah.

Menurut Muhammad Said,penyakit yang menimpanya ini berawal tujuh bulan silam. Gejalanya awalnya susah makan yang kemudian disertai munculnya bintik-bintik di tubuhnya layaknya gejala penyakit cacar. Khawatir dengan penyakitnya, Said kemudian berobat ke salah satu rumah sakit namun tidak kunjung sembuh, bahkan makin parah.

“Sudah berapa kali saya berobat ke rumah sakit tapi tetap belum ada perubahan,’’ keluh Said pasrah.
Derita Said yang sudah berbulan-bulan ini membuat orang tua dan keluarganya turut prihatin namun tidak bisa berbuat banyak karena tidak punya biaya untuk berobat. Namun karena tidak tidak melihat anaknya terus menderita, orang tua Said yang sehari-harinya hanya bekerja sebagai penjual bakso nekad membawa anaknya berobat ke Rumah Sakit Umum Anutapura.

Setelah menjalani perawatan dan pemeriksaan pihak rumah sakit, ternyata Muhammad Said diketahui mengidap penyakit yang dalam bahasa medis disebut Stevens Jhonsin Herpes. Menurut Wakil Direktur Rumah Sakit Umum Anutapura Dokter Atika, pasien bernama Muhammad Said mengalami penyakit yang diduga disebabkan karena alergi makanan ataupun obat-obatan.

“Ini biasa disebut cacar, tapi sudah sangat parah. Penyebabnya adalah alergi terhadap makanan atau obat-obatan,’’ jelas dr Atika.

Orang tua said kini sedikit bernafas lega karena anaknya telah mendapatkan pertolongan medis. Namun ia juga kini resah dan bingung karena tidak mampu membayar biaya pengobatan anaknya. Ia pun berharap ada dermawan yang mau mengulurkan tangan untuk membantu pengobatan Muhammad Said.(***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here