KPU Palu Tidak Libatkan Panwas Pilkada

0
203

PALU – KPU Kota Palu dinilai tidak melibatkan Panitia Pengawas Pemilu Kepala Daerah(Panwas Pilkada)  saat menetapkan pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota, padahal itu masihlah merupakan tahapan pelaksanaan Pilkada Kota Palu.

Pasalnya, KPU Kota Palu dalam melaksanakan setiap tahapan dalam Pilkada tidak pernah memberi undangan secara resmi kepada Lembaga yang dipimpin oleh Ratna Dewi Pettalolo itu.

Buktinya pada tahapan Penetapan Bakal Calon Walikota dan bakal calon Wakil Walikota Palu, KPU Kota Palu yang dipimpin oleh Muhklis Hakim Lubis itu tidak melibatkan Panwas Pilkada Kota Palu dalam penetapannya di KPU Kota Palu jalan Balaikota Selatan Selasa belum lama ini.

Menurut Ketua Panwas Pilkada Kota Palu, Ratna Dewi, KPU Kota Palu merubah jadwal penetapan Bakal Calon, yang seharusnya tanggal 1 Juni 2010, namun dirubah menjadi tanggal 31 Mei 2010, perubahan itu tanpa ada konfirmasi kepada Panwas pilkada hingga akhirnya pada tahapan ini, tidak dilakukan pengawasan oleh Panwas.

“Kami menerima berkas penetapan itu sehari setelah pleno KPU Kota Palu, hingga saat kami baru akan melakukan pengawasan, KPU telah menerbitkan penetapan,” kata Dewi, sapaan akrabnya.

Bahkan, Panwas sendiri hingga saat ini belum menerima informasi seputar pelaksanaan tahapan Pilkada Kota Palu, termasuk kabar yang menyebutkan bakal dilaksanakan pencabutan Nomor Urut Pasangan yang dilaksanakan di Palu Golden Hotel, pada 4 Juni mendatang.

“Kami sangat menyayangkan soal ini karena Panwas sama sekali tidak pernah menerima informasi resmi mengenai tahapan Pilkada selanjutnya, padahal itu merupakan kewenangan yang diberikan Undang-undang kepada kami,” tekan Dewi.

Dewi sangat menyayangkan langkah yang dilakukan oleh KPU Kota Palu karena sikap inkonsistensinya terhadap jadwal yang mereka terbitkan sendiri karena hal itu menyulitkan Panwas melakukan pengawasan.

“Kami mengharapkan kerja sama KPU Kota Palu untuk melibatkan Panwas Kota Palu dalam setiap tahapan karena itu merupakan kewenangan kami dan amanat konstitusi yang dijalankan,” tandas Dewi.

Sementara itu Ketua KPU Palu Muhklis Hakim Lubis dalam penjelasan terkait masalah itu, ia menyebutkan bahwa pada pagi sebelum penetapan pihaknya sudah menyerahkan hasil pleno.

“Tidak benar kami tidak melibatkan Panwas, sebab Selasa pagi kami telah menyerahkan hasil pleno penetapan, dan semua berkasnya lengkap kami kirimkan pada mereka,” kata Mukhlis.

Lebih lanjut dia menujelaskan, soal administrasi kelengkapan pasangan calon yang dikatakan belum diserahkan pada panwas itu juga kurang tepat, sebab semua telah KPU serahkan pada panwas, jadi tidak ada masalah tandasnya.(***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here