Tahun Ini, Tidak Ada Warbinpas yang Dapat Remisi Waisak

0
30

PALU, beritapalu | Tidak seperti di daerah lainnya, tahun ini perayaan Waisak di Sulawesi Tengah  tidak ditandai dengan pemberian remisi atau pengurangan masa tahanan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (Warbinpas).

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah, Abdul Hany. (Foto: Istimewa)

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah, Abdul Hany mengungkapkan, di Wilayah Sulawesi Tengah terdapat kurang lebih 2.960 orang Warbinpas, dan diantara jumlah tersebut itu tidak ada yang mendapatkan remisi Waisak pada 2018, baik Remisi Khusus Sebagian (RK I) maupun bebas (RK II) karena tidak ada warga binaan di Sulawesi Tengah yang beragama Budha.

Menurutnya, remisi diberikan kepada Narapidana yang sudah memiliki putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap dan bukan kepada tahanan (termasuk bukan kepada terpidana mati dan seumur hidup).

Berkekuatan hukum tetap bagi Narapidana berarti sudah memiliki kelengkapan dokumen berupa Putusan Pengadilan, Berita Acara Putusan Pengadilan, Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan dan Surat Penahanan dari penyidik. Selain itu juga dengan memperhatikan kelakuan baik dari Narapidana selama menjalani masa pidana sampai batas waktu pengajuan remisi, jika tidak ada pelanggaran tata tertib (register F) maka Narapidana bersangkutan akan diajukan usulan remisi yang merupakan hak Narapidana tersebut.

Remisi dapat dibagi dalam 3 bagian yaitu remisi umum, remisi khusus (hari raya besar Agama) dan

Remisi Tambahan. Seperti hari besar keagamaan lainnya, Hari Raya Waisak yang jatuh pada 29 Mei 2018 merupakan hari besar umat Budha, Kementerian Hukum dan HAM memberikan remisi kepada para warga binaan yang tengah menjalani masa hukuman.  (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.