“Pawai” Usai Shalat Subuh, 256 Pengendara Motor Ditahan

0
43
Ratusan sepeda motor yang ditahan di halaman Ditlantas Polda Sulteng, Jumat (18/5/2018). (Foto: Patarudin)

PALU, beritapalu | Ditlantas Polda Sulteng terpaksa menahan sedikitnya 256 sepeda motor karena melakukan “pawai” usai shalat subuh di sepanjang Jalan Rajamoili, Jumat (18/5/2018) pagi.

Dari keseluruhan sepeda motor itu, 155 di antaranya ditilang karena tidak menggunakan helem dan tidak memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Kasubditbingakkum Ditlantas Polda Sulteng AKBP Akhmad Zamzami BH Masrin yang memimpin kegiatan penindakan itu mengatakan, pengawasan dan penindakan seperti itu akan terus dilakukan selama bulan Ramadhan ini.

Ia mengungkapkan, dalam operasi pada Jumat pagi itu, ada dua kejadian yang cukup menonjol, yakni ketika seorang pelanggar bermaksud menabrak petugas saat hendak diperiksa .

“Anak itu kemudian ditilang dan ditahan oleh Ditresnarkoba untuk dilakukan tes urine,” sebutnya.

Kejadian lainnya, seorang remaja lainnya sempat berujar jika ada bom. Meskipun hanya bercanda, namun yang bersangkutan tetap ditilang dan diperiksa secara intensif oleh petugas.

“Mereka yang melanggar dan diberikan tilang, dipanggil orang tuanya masing-masing agar mengambil Barang Bukti setelah disidang di Pengadilan Negeri Palu,” sebut Akhmad.

Ia mengimbau agar para orang tua mengawasi dan memberikan pemahaman kepada anaknya agar tidak melakukan kebut-kebutan di jalan raya khususnya pada pagi hari di Bulan Ramadhan, karena selain membahayakan diri sendiri juga bisa menjadi malapetaka bagi pengguna jalan lainnya, jika memang belum cukup umur sebaiknya melarang putra putrinya menggunakan Sepeda Motor. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.