WNA Asal Tiongkok Ditangkap di Tambang Emas Kayuboko Parigi

0
23
Dandim Donggala Letkol Kav I Made Maha Yudiksa (kanan) saat menyerahkan WNA asal Tiongkok kepada kepala Imigrasi klas IA Palu Suparman (kedua dari kiri) di Markas Kodim 1306 Donggala di Palu, Sabtu (12/5/2018). (Foto: Iwan)

PALU, beritapalu | Tim Pengawasan Keimigrasian dan Intel Kodim 1306 Donggala menangkap seorang warga negara asing (WNA) asal Tiongkok di lokasi tambang emas illegal  desa Kayuboko, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (12/5/2018).

Saat penangkapan ada tiga WNA yang dipergoki di lokasi tersebut, namun dua lainnya berhasil melarikan diri bersama seorang penerjemahnya.

Pascapenangkapan, pelaku pelanggaran keimigrasian ini langsung dibawa ke Markas Kodim 1306 Donggala di Kota Palu oleh anggota TNI dan petugas Imigrasi.

Di Makodim, petugas kesulitan memeriksa WNA yang diduga ilegal ini lantaran tidak bisa berbahasa Indonesia dan juga tak bisa berbahasa Inggris.

WNA yang diketahui bernama Huang Liang ini pun diserahkan oleh Kodim 1306 Donggala ke pihak Imigrasi Palu.

Komandan Kodim 1306 Donggala Letkol Kav. I Made Maha Yudiksa mengatakan awalnya petugas berusaha mengamankan tiga WNA itu, namun dua lebih dulu berlari masuk ke hutan bersama penerjemahnya yang warga negara  Indonesia.

Para WNA tersebut didapati sedang melakukan penggalian di lokasi tambang emas ilegal Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat.

Saat diamankan di lokasi penambangan, WNA tersebut tidak bisa menunjukkan dokumen keimigrasiannya.

Sementara itu, Kepala Imigrasi kelas IA Palu Suparman mengatakan pihaknya segera melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap WNA ini sebelum dilakukan deportasi. Pemeriksaan juga  untuk mengungkap keberadaan WNA ilegal lainnya yang diduga masih berada di Kabupaten Parigi Moutong dan kabupaten lainnya.

Saat ini, pihak Imigrasi bersama instansi terkait yang masuk dalam satuan tugas pengawasan orang asing masih terus mencari WNA ilegal yang ada di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah. Diperkirakan, selain dua wna yang berhasil melarikan diri itu, masih ada WNA lainnya yang diduga bekerja tanpa mengantongi dokumen keimigrasian. (wan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here