Lion Air Delay ke Palu Gara-Gara Bomb Joke

0
37

MAROS, beritapalu | Pesawat Lion Air yang sedianya akan terbang dengan rute Surabaya – Makassar – Palu pada Sabtu (5/5/2018) mengalami delay hingga beberapa jam akibat joke bomb (candaan bom) oleh penumpang.

Ilustrasi (@nycaviation.com)

Corporate Comuunications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro dalam rilisnya yang disampaikan ke redaksi beritapalu.com mengemukakan, rute pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LFW bernomor JT 787 dari bandara Internasional Sultan Hasanuddin tujuan bandara Internasional Juanda dalam keadaan laik terbang dan aman (safety).

Namun terpaksa delay karena adanya gurauan bom dalam JT 787 yang bersumber dari seorang penumpang wanita berinisial ST.

“Kejadian itu berlangsung ketika proses masuk ke pesawat (boarding). ST mengaku ke salah satu awak kabin (flight attendant/ FA) adanya bom dalam barang bawaan, saat akan dimasukkan ke kompartemen kabin,” jelasnya.

Untuk alasan keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan, pilot beserta seluruh kru berkoordinasi dalam menjalankan tindakan menurut standar penanganan ancaman bom (standard security bomb threat procedures), sehingga dilakukan pengecekan ulang (screening) pada pesawat; 207 penumpang dewasa, tiga anak-anak dan empat bayi; semua barang bawaan serta kargo.

“Dengan kerjasama yang baik antara kru pesawat, petugas layanan di darat (ground handling) dan petugas keamanan bandar udara (aviation security/ avsec) proses pemeriksaan diselesaikan secara tepat dan benar. Hasilnya tidak ditemukan barang bukti berupa bom dan benda lain yang mencurigakan,” lanjutnya.

Menurutnya, Lion Air telah menyerahkan ST ke avsec Angkasa Pura I cabang Makassar, otoritas bandar udara beserta pihak berwenang guna menjalani pengamanan dan proses penyelidikan lebih lanjut.

Akhirnya, penerbangan JT 787 telah diberangkatkan dengan jadwal terbaru pada pukul 18.55 WITA dari jadwal semula pukul 17.35 WITA dan telah mendarat di Juanda pada 19.30 WIB.

Kondisi itu menyebabkan delay pada rute dari Surabaya ke Makassar dan Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufri, Palu, Sulawesi Tengah (PLW).

“Kami menghimbau kepada seluruh pelanggan dan masyarakat untuk tidak menyampaikan informasi palsu, bergurau, atau mengaku bawa bom di bandar udara dan di pesawat. Mengacu pada Pasal 437 UU Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan (UU Penerbangan), semua yang terkait informasi bom baik sungguhan atau bohong akan diproses dan ada sanksi tegas oleh pihak berwajib.

Lion Air menyatakan, patuh dan menjalankan kebijakan bandar udara, pemerintah selaku regulator dan standar prosedur operasi (SOP) Grup Lion Air serta ketentuan internasional dalam menjalankan seluruh jaringan operasional. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.