KHS Rekonstruksi Peristiwa 6 Mei 1950 di Gedung Juang

0
43

PALU, beritapalu | Komunitas Historia Sulawesi Tengah (KHS) melakukan rekonstruksi peristiwa 6 Mei 1950 yang terjadi di Gedung Juang, Palu.

Gedung Juang Palu. (Foto: Neni Muhidin)

Peristiwa bersejarah itu adalah pembacaan maklumat oleh pucuk pimpinan Badan Keamanan Rakyat (BKR) Tjatjo Idjazah, yang menyatakan tentang bergabungnya tiga kerajaan yakni Palu, Sigi – Dolo, dan Kulawi, yang melepaskan diri dari Negara Indonesia Timur pasca proklamasi kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 dan bergabung dalam Republik Indonesia. BKR adalah cikal bakal dari yang kemudian dikenal hari ini sebagai Tentara Nasional Indonesia (TNI).

Peristiwa itu juga menandai penyerahan gedung tempat pembacaan maklumat itu dari pihak Belanda yang diwakili oleh AW. Asink, kepada pemerintah Indonesia di Palu saat itu. Sebelum bernama Gedung Juang, pemerintah kolonial Hindia Belanda menamai gedung itu sebagai Civil Gezaghebber atau kantor penguasa sipil.

Rekonstruksi KHS yang diselenggarakan selama dua hari (5 – 6 Me) itu dirangkaikan dengan peringatan Hari Kearsipan dengan tema merawat ingatan, melestarikan sejarah.

Selain rekonstruksi pembacaan maklumat, KHS juga memamerkan foto-foto sejarah tentang Palu dan Sulawesi Tengah, diskusi, dan wisata malam di gedung yang diresmikan oleh Belanda pada November 1920 itu. (pm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.