Patuhi Aturan Lalulintas, Operasi Patuh Tinombala Digelar Mulai Hari Ini

0
70
Wakapolda Suletng Kombes Pol Muhammad Aris Purnomo memeriksa pasuakn pada gelar pasukan dalam rangka Operasi Patuh Tinombala 2018 di Mapolda Sulteng, Kamis (26/4/2018). (Foto: Humas Polda SUlteng)

PALU, beritapalu | Mulai hari ini (Kamis, 26/4/2018) hingga 9 Mei mendatang akan digelar Operasi Patuh 2018 di seluruh Indonesia. Khusus untuk wilayah Sulawesi Tengah, operasi itu diberi sandi Operasi Patuh Tinombala 2018.

Dalam gelar pasukan yang dilaksanakan di Mapolda Sulteng, Kamis (26/4/2018) pagi yang juga dihadiri unsur dari Polisi Militer TNI, Jasa Raharja, dan Dinas Perhubungan, Wakapolda Sulteng Kombes Pol Mohamad Aris Purnomo membacakan amanat Kepala Korps Lantas Polri.

Operasi Patuh itu menurutnya dilaksanakan dalam rangka mewujudkan Kamseltibcarlantas yang mantap menjelang bulan suci Ramadan 1439 H dan Pilkada serentak tahun 2018. Operasi ini akan digelar selama 14 hingga 9 Mei 2018.

Ia menyebutkan, permasalahan di bidang lalulintas dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis. Hal ini sebagai konsekwensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana mobilatas dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.

Perkembangan transportasi juga telah memasuki era digital dimana operasional order angkutan publik sudah berada dalam genggaman. Modernisasi ini perlu diikuti inovasi dan kinerja Polri khususnya Polantas sehingga mampu mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari modernisasi transportasi tersebut.

Beberapa target yang ingin dicapai dalam operasi tersebut, antara lain; mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan kelancaran serta ketertiban berlalulintas (Kamseltibcar Lantas); meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalulintas; membangun budaya tertib berlalulintas; dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada public.

Sejumlah sasaran dari operasi itu seperti: pengemudi menggunakan handphone; pengemudi melawan arus; pengemudi Sepeda Motor berboncengan lebih dari satu; pengemudi dibawah umur; pengemudi dan penumpang Sepeda Motor tidak menggunakan Helm SNI; pengemudi kendaraan bermotor menggunakan Narkoba/Mabuk; pengemudi berkendara melebihi batas kecepatan yang ditentukan.

Dengan penindakan sasaran pelanggaran Lalulintas di atas maka  diharapkan Operasi Patuh tahun ini dapat menekan jumlah korban fatalitas dan meminimalisir kemacetan lalulintas serta terwujudnya Kamseltibcar Lantas.

Sebelumnya, jumlah korban meninggal dunia di Sulawesi Tengah akibat kecelakaan masih sangat tinggi. Data Ditlantas Polda Sulteng, total kecelakaan pada 2017 mencapai 2.019 kasus dengan 427 orang meninggal. Di awal 2018 yakni bulan Januari 2018 angka kecelakaan sudah menunjukan 307 kasus dengan korban meninggal dunia mencapai 61 orang sehingga pada bulan-bulan berikutnya di tahun 2018 potensi terjadinya kecelakaan terutama yang mengakibatkan korban meninggal dunia masih tinggi jika tidak dilakukan pencegahan oleh semua pihak.

Personel yang dilibatkan dalam Operasi Patuh Tinombala-2018 di wilayah Polda Sulteng berjumlah 475 personel dengan rincian Polda Sulteng sebanyak 108 personel; dan Polres jajaran sebanyak 367 personel. (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.