Mesin Kapal Mati, Basarnas Evakuasi Empat Korban

0
74
Petugas mengevakuasi korban kapal yang mesinnya mati di tengah laut di perairan banggai, Senin (23/4/2018). (Foto: Basarnas Luwuk)

BANGGAI, beritapalu | Petugas Badan Pencarian dan Pertolongan Nasional (BPPN/dulunya Basarnas, red) berhasil mengevakuasi empat korban yang terombang-ambing karena mesin kapalnya mati di tengah laut, Senin (23/4/2018).

Humas BPPN Palu, Fatma menjelaskan, kapal yang terombang-ambing di perairan Desa Bone Bakal Banggai itu jenis aluminium berwarna abu-abu dengan panjang 15 meter. Perisitiwa itu dilaporkan nahkoda kepada petugas komunikasi Pos Pencarian dan Pertolongan Luwuk via telepon pada Senin (23/4) pukul 07.25 wita.

Setelah menerima informasi tersebut, koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Luwuk Arifuddin langsung mengerahkan anggotanya yang terdiri dari enam orang personel ke lokasi kejadian dengan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB).

“Setelah menempuh perjalanan laut sekitar 90 menit tim rescue tiba di lokasi kejadian, ke empat korban kemudian dievakuasi ke atas RIB, selanjutnya kapal korban ditarik ke pesisir pantai yang berjarak kurang lebih 1,88 mil dari pesisir pantai sesuai permintaan sang nahkoda,” kata Fatma menirukan Arifuddin.

Adapun data korban yaitu Zulkifli (kiki) (40 thn), Asran 40 thn), Samsul (58 thn) dan Ompet (62 thn). (afd/*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.