Gratis, Nonton Bareng Layar Tancap Film Dokumenter Asimetris

0
92

PALU, beritapalu | Sebuah film dokumenter bernuansa lingkungan berjudul Asimteris (Asymmetric) yang didukung oleh Watchdoc akan dipertontonkan dalam event nonton bareng dengan layar tancap tanpa dipungut bayaran alias gratis.

(@watchdoc)

Kegiatan yang diprakarsai oleh tiga organisasi jurnalis itu yakni AJI Palu, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Palu dan Pewarta Foto Indonesia (PFI) Palu akan dilaksanakan di Sekretariat Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu Jalan Rajawali No. 28 pada Kamis (15/3/2018) pukul 20.00 Wita.

Ketua AJI PaluMohammad Iqbal mengungkapkan, film itu dibuat oleh videografer Dandhy Laksono dan Suparta Arz setelah menempuh perjalanan 14.000 kilometer menggunakan sepeda motor. Saat tiba di Kalimantan, saat itu sedang berada di puncak tragedi kabut asap.

Lalu kedua videographer itu mencari tahu dan merekam apa sesungguhnya penyebab bencana lingkungan yang berdampak pada 69 juta jiwa manusia itu.

Salah satu sorotannya adalah kepada industri perkebunan kelapa sawit yang luasnya kini mencapai 11 juta hektar atau hampir sama dengan luas pulau Jawa. Selain Kalimantan, kisah yang diangkat juga meliputi Sumatera hingga Papua tengah menghadapi masuknya perkebunan  komoditas dunia itu.

Asimetris tak hanya melihat lebih dekat bagaimana dampak industri perkebunan penghasil devisa terbesar itu bagi masyarakat dan lingkungan, juga menyuguhkan bagaimana pengaruh industri ini dalam pemerintahan, aparat keamanan, hingga kalangan media. Bahkan terhadap diri kita dari kamar mandi, dapur, sampai kendaraan.

Film ini juga melihat bagaimana dukungan lembaga-lembaga keuangan global dan siapa saja yang sesungguhnya paling diuntungkan, selain 16 juta rakyat Indonesia yang memang ikut menggantungkan hidupnya pada industri ini.

Karena skala masalah yang dibahas cukup luas dan menghindari hitam putih, tim Ekspedisi Indonesia Biru dibantu 11 videografer dari berbagai daerah untuk mengumpulkan keping-keping cerita di lapangan yang terjadi antara 2015-2018 agar tetap aktual.

Asimetris adalah film kesembilan dari hasil perjalanan ekspedisi setelah “Samin vs Semen”, “Kala Benoa”, The Mahuzes” dan lima film lainnya yang juga didukung oleh Watchdoc. Sejumlah organisasi lingkungan dan individu-individu juga ikut memberi dukungan, baik sepanjang perjalanan ekspedisi, hingga selesainya porses produksi film ini.

Watchdoc sendiri adalah rumah produksi audio visual yang dirintis sejak 2009 dan telah menghasilkan karya-karya komersial maupun non-komersial untuk berbagai stasiun televisi dan media di dalam dan luar negeri.

Selain juga karya-karya independen yang diputar di jaringan bioskop seperti “Yang Ketu7uh” (2014), atau ajang festival seperti “Kiri Hijau Kanan Merah” (2009), “Alkinemokiye” (2011), “Belakang Hotel” (2014), “Rayuan Pulau Palsu” (2016), dan “Jakarta Unfair” serta “Epilog” (2017). (afd/*)

Judul                     : Asimetris (Asymmetric)

Durasi                   : 68 menit

Produksi              : Watchdoc – Ekspedisi Indonesia Biru

Produser             : Indra Jati, Dandhy Laksono

Bahasa  : Indonesia (English subtitled)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.